Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFERENSI Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Hamburg, Jerman, telah usai. Meski disambut demonstrasi besar-besaran, perhelatan dua hari (7-8 Juli) itu kian menambah ukiran prestasi sang sahibulbait, Konselir Angela Dorothea Merkel. Ketua Partai Persatuan Demokrat Kristen yang menjadi kanselir Jerman sejak 2005 itu kini menjadi pemimpin perempuan paling disegani karena akomodasinya soal pengungsi asal Timur Tengah yang membanjiri Eropa.
Bagi para pemimpin yang hadir, KTT G-20 juga panggung yang penting. Menurut para analis, ada empat pemimpin yang paling ditunggu: Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Namun, Presiden Joko Widodo yang tampil mengenakan stelan jas biru tua dan dasi merah menyala juga menjadi magnet.
Sebelum ke Hamburg, Jokowi melawat ke Turki dan keakraban kedua presiden itu ditunjukkan lewat video blog Jokowi. Meski Erdogan tak serileks Jokowi, gambar hidup kedua pemimpin itu menunjukkan kedekatan. Keduanya seperti sahabat yang saling memendam rindu. Saya mengikuti lawatan Presiden Jokowi awalnya lewat akun Twitter Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang secara berkala mengunggah berbagai aktivitas Jokowi, mulai tiba di Turki, disambut hangat Erdogan, pertemuan dengan Imam Besar Masjid Kocatepe Camii, hingga mendarat di Jerman.
Pramono membagikan gambar Jokowi ketika bersama PM Australia Malcolm Turnbull yang dari jendela hotel melihat para demonstran mengamuk. Ada juga foto Jokowi diapit PM Kanada Justin Trudeau yang berkaus kaki merah dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, berbincang hangat dengan Donald Trump, dan dengan PM India Narendra Modi. Yang paling menarik foto di sela-sela KTT, ketika Presiden Jokowi diapit dua perempuan hebat Angela Merkel dan Pemimpin IMF Christine Lagarde. Dari berbagai tayangan, Jokowi memang banyak dimintai foto bersama, termasuk Trump yang mencoleknya secara khusus.
Dengan sigap, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun mengarahkan kameranya ke arah dua pemimpin itu. Dalam sesi foto para pemimpin G-20, Presiden Jokowi juga berdiri di barisan terdepan sederet dengan Trump, Macron, Merkel, Putin, Erdogan, dan Xi Jinping. Foto-foto cukup menjelaskan posisi Jokowi. Jokowi juga menjadi salah satu pembicara utama (lead speaker). Ia bicara soal penanggulangan terorisme.
Ia pun mengungkapkan program deradikalisasi di Indonesia cukup bisa mengurangi tindak terorisme. “Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, juga berperan penting dalam menyebarkan perdamaian dan ajaran Islam yang toleran,” ujar Jokowi. Ia pun meminta G-20 yang menguasai 75% ekonomi dunia menjadi kekuatan pendorong untuk mencari solusi atas ketidakadilan dengan cara membangun ekonomi yang inklusif.
Sesungguhnya, saya semula agak terganggu oleh Presiden Jokowi yang melawat ke Barat dengan membawa semua anak, menantu, dan cucu. Secara protokoler bisa jadi tak masalah dan pihak istana juga menjelaskan keluarga Jokowi menggunakan uang pribadi, tetapi secara kepantasan bisa dipertanyakan. Para musuh politiknya tentu melihat ini sebagai sasaran empuk untuk ‘dimainkan’. Mestinya Jokowi mempunyai kepekaan akan hal-hal seperti ini.
Namun, pembawaan Jokowi yang cair, percaya diri, dan sambutan hangat para pemimpin dunia menjadi obat penawar rasa gusar. Kita tahu perhelatan internasional seperti KTT G-20 ialah panggung bagi para pemimpin. Rakyat dari setiap pemimpin yang hadir bisa jadi ada yang serius ingin tahu. Apakah dengan biaya negara yang mahal para pemimpin sekadar hadir atau bisa menjadi kebanggaan negerinya.
Saya kira, dengan gayanya, Jokowi salah satu pemimpin yang membuat KTT G-20 menjadi tak kaku. Presiden Donald Trump memang yang paling banyak jadi sorotan. Terlebih setelah insiden Ivanka, putri Trump, yang juga penasihat sang ayah, yang duduk di kursi Donald Trump ketika tengah keluar ruangan. Ahli sejarah Anne Applebaumpun meradang di Twitter. “Kehadiran sosialita yang tidak terpilih, tidak berkualitas, dan tidak siap bukanlah representasi yang bagus bagi Amerika Serikat,” cicitnya dengan tajam.
Kicauan akun Twitter Trump yang menulis caption pertemuan dengan Presiden Indonesia Joko Widodo, tetapi foto yang diunggah saat ia bertemu PM Singapura Lee Hsien Loong, juga ramai mendapat sorotan tajam. Karena itu, saat melihat kehadiran Presiden Jokowi di KTT G-20, bolehlah kita memberi apresiasi. Dalam sebuah pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Jerman, ia mengingatkan betapa Indonesia ialah negara besar, tak selayaknya menjadi penonton.
Kehadiran Jokowi yang menonjol di KTT G-20 ialah representasi dari negara yang tak boleh dipandang sebelah mata itu. Ini penting untuk membangkitkan semangat kita yang kerap melisut menghadapi rupa-rupa peristiwa global ini.
KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved