Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI

PRESIDEN Joko Widodo sadar, besarnya pasar Indonesia membuat kita menjadi incaran produk dunia. Apalagi karena kita hanya berorientasi kepada harga murah, kita cenderung membuka diri pada produk impor. Akibatnya pasar dalam negeri dibanjiri produk impor dan bangsa ini kemudian memilih menjadi pedagang daripada menjadi industriawan.
Dalam jangka panjang, kondisi ini tentu membahayakan kepentingan nasional. Atas dasar itu, tepat apabila saat menyampaikan pidato kunci dalam Sarasehan 100 Ekonom, Presiden menegaskan untuk mendorong tumbuhnya industri yang berorientasi substitusi impor, di samping juga mendorong yang berorientasi ekspor.
Amerika Serikat yang selama ini mendengungkan pasar bebas akhirnya melihat juga ke dalam. Presiden terpilih Donald Trump mulai mengimplementasikan janji kampanye Make America Great Again. Para pengusaha Amerika diminta untuk kembali menanamkan modal di dalam negeri agar bisa menciptakan lapangan kerja. Trump akan membatasi produk impor agar pasar Amerika diisi produk Amerika.
Trump tidak main-main dengan rencananya. Meski baru akan dilantik 20 Januari nanti, ia aktif memanggil para pengusaha Amerika yang menanamkan modal di luar negeri. Eksekutif perusahaan alat pendingin Carrier, misalnya, diminta untuk membatalkan rencana relokasi dari Indiana ke Meksiko. Trump berjanji memberikan insentif agar perusahaan itu bisa mendapatkan keuntungan.
Demi membuat perekonomian Amerika bangkit, Trump membuat kebijakan out of the box. Para menteri yang ditunjuk kebanyakan pengusaha dan mantan jenderal. Setelah dilantik nanti, ia akan menurunkan pajak perusahaan dari 35% menjadi 15%, sementara pajak pribadi diturunkan dari 39% menjadi 31%.
Padahal, Trump membutuhkan banyak dana untuk membangun infrastruktur dasar di Amerika yang sudah ketinggalan zaman. Namun, Trump berpandangan pemenuhan kebutuhan anggaran tidak hanya bisa dilakukan dengan menarik pajak sebesar mungkin, tetapi bisa melalui langkah menggairahkan ekonomi masyarakat terlebih dahulu.
Penurunan tarif pajak awalnya memang akan menurunkan penerimaan negara. Namun, ketika perekonomian masyarakat menggeliat, penerimaan negara akan meningkat karena akan lebih banyak perusahaan membayar pajak, demikian pula pajak pribadi karena lebih banyak yang bekerja.
Kalau kita ingin mendorong industri substitusi impor, harus ada pemihakan yang jelas. Kacamata yang kita pakai tidak bisa sekadar perdagangan bebas, tetapi perdagangan yang adil.
DULU, industri substitusi impor memang sempat memunculkan moral hazard.
Dengan dalih infant industry, beberapa pengusaha meminta proteksi terus-menerus.
Akibatnya muncul inefisiensi dan akhirnya masyarakat yang harus menanggung bebannya.
Sekarang pemerintah tentunya sudah lebih cerdas.
Pengalaman selama ini seharusnya membuat pemerintah paham mengenai model bisnis dari setiap industri.
Pemihakan kepada industri dalam negeri tetap memperhatikan soal efisiensi.
Kita ingin mengutip pidato mendiang Presiden Korea Selatan Park Chung-hee ketika mulai membangun negerinya.
Menurut Park, kita tidak bisa mengharapkan belas kasihan negara lain.
Hanya kita sendiri yang bisa memajukan negara kita.
Pesan itu relevan dengan situasi kita sekarang.
Kalau kita ingin menjadi negara maju, kitalah yang harus bekerja keras.
Pidato Jokowi harus direalisasikan.
Dengan itulah, kita bisa berharap untuk menyongsong Indonesia yang lebih makmur.
KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved