Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Mencintai tapi Dihalangi

Djadjat Sudradjat/Dewan Redaksi Media Group
04/10/2016 06:00
Mencintai tapi Dihalangi
(ANTARA/Wahdi Septiawan)

INI cerita orang-orang asing yang tertambat hati pada Indonesia. Ada beragam motivasi mereka mencintai Indonesia.

Ada yang bosan di negerinya yang riuh dan ingin menyepi dalam eksotisme Bali yang penuh mantra.

Ada yang tersentuh hatinya karena buruknya kesehatan dan pendidikan di desa-desa.

Ada yang jatuh cinta pada pantai, laut, gunung, danau, dan seni. Ada yang peduli karena jembatan gantung di daerah terpencil penuh marabahaya bagi manusia.

Anak-anak sekolah terutama.

Muriel Stuart Walker atau K'tut Tantri satu yang harus disebut.

Perempuan kelahiran Glasgow, Skotlandia, 1898 ini bermigrasi ke AS awalnya.

Ia tertambat hatinya pada Pulau Dewata setelah menonton film Bali: The Last Paradise.

Awal 1930-an ia memulai avonturirnya yang berani.

Ia mengemudikan sendiri mobilnya dari Batavia, membelah Pulau Jawa yang sunyi.

Akan tetapi, ketika Jepang mendarat di Bali, K'tut menyelusup ke Surabaya dan menjadi pendukung gerakan bawah tanah menentang fasisme-Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, ia bergabung dengan para pejuang. Suaranya jadi kerinduan kaum Republik ketika menjadi penyiar radio yang didirikan Bung Tomo.

Ketika ibu kota pindah ke Yogyakarta, K'tut menjadi agen spionase yang berhasil menjebak mereka yang berkhianat.

Ia kerap dibujuk dengan iming-iming materi oleh Belanda agar melupakan Indonesia.

Ia tak sudi.

Buku Revolusi di Nusa Damai (1965) ialah cerita perjalanan hidupnya.

Ada banyak nama yang juga tertambat pada Bali.

Ada seniman Andrien-Jean Le Mayeur de Merpes (Belgia), Walter Spies (Uni Soviet), Antonio Maria Blanco, Willem Gerard Hofker (Belanda), dan Johan Rudolf Bonnet (Belanda).

Mereka para pelukis yang terinspirasi eksotisme Bali dan rajin mempromosikan seni Indonesia pada dunia.

Mereka kini telah tiada.

Kini kita mengenal beberapa nama.

Ada Robin Lim, perempuan AS yang mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan.

Ia seperti oasis bagi orang-orang miskin di Bali, terutama ibu-ibu.

Kisahnya dimulai ketika ia melihat seorang ibu gugur ketika persalinan.

Sejak itu ia membulatkan tekad menolong mereka.

Ia mendirikan Yayasan Bumi Sehat; menggratiskan biaya persalinan.

CNN pun mengganjarnya dengan CNN Hero of The Year pada 2011.

Di Sumatra Utara ada nama Annette Horschmann.

Perempuan Jerman lulusan fakultas hukum ini semula berencana berkeliling dunia.

Namun, hatinya luluh akan keindahan Danau Toba.

Ia pula yang terjun langsung memunguti sampah ketika danau ini mulai tercemar.

Di Sumbawa ada Carlos Ferrandiz (Spanyol) yang tertambat keindahan pantai-pantai.

Sebagai pelancong akhirnya ia menjatuhkan pilihan untuk tinggal di Sumbawa.

Namun, pendidikan di pulau ini yang amat tertinggal menganggu pikirannya.

Carlos terjun mengajar anak-anak Sumbawa berbahasa Inggris.

Namun, yang kini menjadi sorotan ialah Toni Ruttiman.

Arsitek asal Swiss yang banyak membangun jembatan di daerah terpencil ini banyak dihambat birokrasi Indonesia yang tak peka.

Kisah sedih ini diunggah di akun Facebook sosiolog Imam Prasodjo.

Ruttiman datang ke Indonesia karena tersentuh melihat tayangan banyak anak Indonesia bergelantungan di atas jembatan gantung yang ambruk.

Tiga tahun Ruttiman mengajak warga bergotong royong membangun jembatan gantung untuk menyambung akses jalan yang terputus.

Secara mandiri Ruttiman mengimpor bahan baku dari negerinya.

Kini, ia telah membangun 61 jembatan di berbagai pelosok Indonesia.

Belakangan diketahui, barang bantuan yang mengendap di Bea Cukai itu malah dikenai denda yang tidak sedikit, Rp195 juta.

Karena perlakuan birokrasi yang buruk, Ruttiman kini hendak menyudahi aksi filantropis-nya di Indonesia.

Inilah cerita orang asing yang peduli, tetapi dihalangi birokrasi yang tak memahami.

Inilah kisah orang yang mencintai, tetapi justru dihalangi.

Sungguh ironis.



Berita Lainnya
  • Korupsi Kapan Mati?

    25/3/2026 05:00

    KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.

  • Obor Optimisme

    24/3/2026 05:00

    PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.

  • Merawat Takwa

    23/3/2026 05:00

    PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.

  • Merayakan Perbedaan

    18/3/2026 05:00

    TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.

  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.