Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA saat menyampaikan proyeksi ekonomi 2015, Ketua Komite Ekonomi Nasional Chairul Tanjung mengingatkan tantangan berat ekonomi. Apabila sebelumnya ki ta mendapatkan angin buritan (tail wind) yang mendorong laju pertumbuhan, mulai 2015 kita harus menghadapi angin depan (head wind). Peringatan yang disampaikan menjelang pergantian pemerintahan semula dianggap hanya menakut-nakuti.
Kehadiran pemimpin baru, yang oleh majalah Time dikatakan sebagai ‘New Hope’, membuat kita yakin angin depan tidak akan terlalu menghambat. Kini kita harus mengatakan peringatan Chairul Tanjung itu ternyata benar. Turbulensi ternyata benar-benar luar biasa. Perlambatan perekonomian dunia membuat perdagangan menurun tajam. Faktor pemicu pun silih berganti, mulai krisis di Yunani hingga di Brasil.
Belum lagi krisis-krisis itu tertangani secara tuntas, muncul tantangan baru pada Jumat (24/6) lalu. Bangsa Inggris akhirnya memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa (UE). Sebanyak 52% masyarakat Inggris Raya menjatuhkan pilihan untuk keluar dari Uni Eropa dan hanya 48% memilih tetap bergabung dalam ‘Eropa Raya’. Keputusan rakyat Inggris itu mengguncang dunia.
Setidaknya respons ekonomi mereka sangat negatif. Nilai ma ta uang Inggris, pound sterling, turun 10% ke tingkat terburuk sejak 1985. Semua pasar modal dunia pun terguncang. Itu dapat dilihat di antaranya pada indeks Dow Jones yang terkoreksi 650 poin dalam satu hari atau menghapus semua capaian sepanjang 2016. Bank Sentral AS sudah melakukan stress test, khususnya dalam menghadapi kondisi paling buruk. Setidaknya ada tiga bank besar, Well Fargo, Bank of America, dan JP Morgan-Chase, yang akan terpukul keuntungan mereka meski tidak sampai krisis.
Semua negara tidak ada yang berani untuk menganggap enteng dampak dari Brexit karena pengaruh politiknya tidaklah kecil. Di Inggris Raya sendiri, Skotlandia dan Irlandia Utara yang menginginkan tetap bergabung dengan UE mulai memikirkan untuk memisahkan diri. Sebaliknya, bagi kelompok ultranasionalis, Brexit memunculkan sentimen bubarnya UE. Setidaknya tokoh ultranasionalis Prancis Marie Le Pen dan Belanda Geert Wilders mulai menyuarakan referendum.
Isu Brexit sendiri dipicu perbedaan kelas. Besarnya arus imigran yang setiap tahun mencapai 300 ribu orang dan kaum eksekutif yang hanya memikirkan diri sendiri dengan melupakan kesejahteraan buruh membuat kelas bawah Inggris merasa tidak sejahtera. Apalagi kebijakan UE selalu menekankan pengetatan dan kehati-hatian sehingga membuat pengangguran semakin meningkat. Sikap yang lebih mementingkan diri sendiri akan meningkatkan proteksionisme di dunia. Hal itu mengganggu kelancaran perdagangan dan akan semakin menyulitkan dunia keluar dari perlambatan ekonomi.
KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved