Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Arogansi tanpa Gaya

Saur Hutabarat Dewan Redaksi Media Group
26/5/2016 05:31
Arogansi tanpa Gaya
(AP Photo/Jon Super)

AKHIRNYA, semua rumor mengenai Luis van Gaal, Jose Mourinho, dan Manchester United terbukti benar. Van Gaal dipecat, Mourinho menggantikannya. Rumor itu menjadi fakta aktual dalam tempo sesingkat- singkatnya, yaitu kurang dari 24 jam setelah MU meraih Piala FA. Pemecatan itu pun ‘tertunda’ karena mempertimbangkan perdagangan saham yang tutup di akhir pekan.

Pemilik MU mengapresiasi keberhasilan Van Gaal meraih Piala FA setelah 12 tahun, tapi tidak memberi toleransi setahun lagi kepadanya karena gagal membawa MU ke Liga Champions. MU berada di peringkat ke-5 Liga Primer (Inggris), turun dari peringkat ke-4 tahun lalu. Namun, hemat saya, bukan itu alasan paling utama Van Gaal dipecat. MU di tangan Van Gaal tampil membosankan dan nyaris mandul. Klub berwatak menyerang dan asyik ditonton di bawah kepemimpinan Ferguson itu tidak hanya kehilangan produktivitas menjebol gawang lawan, tetapi juga kehilangan style. Membosankan! Tak kalah menjemukan menyaksikan Van Gaal cuma duduk memegang buku catatan selama pertandingan berlangsung. Manajer model itu bukan pemandangan yang mengasyikkan seperti manajer klub lainnya yang penuh ekspresi di pinggir lapangan memacu semangat pemain.

Van Gaal bak patung duduk berdasi-berjas, yang juga membuat asistennya, Ryan Giggs, terpenjara di kursinya. Padahal, Giggs tipe ekspresif di tepi lapangan. Van Gaal juga seorang diktator dengan selera suka atau tidak suka yang sangat kental. Ia membuang begitu saja Victor Valdes Arribas, mantan kiper utama Barcelona yang meraih juara berkali-kali. Tanpa perasaan ia meminjamkan Valdes turun kelas ke Royal Standard de Liege (Liga Belgia).

Tak hanya itu. Ia melepas Robin van Persie, bahkan ia tidak tahu bagaimana mendayagunakan pemain sehebat Angel Di Maria. Ia jelas kalah bijak jika dibandingkan dengan Laurent Blanc, manajer Paris Saint-Germain, yang mampu mengoptimalkan kecanggihan Di Maria. Bermain 28 pertandingan di PSG, Di Maria mencetak 10 gol dan 18 assist. Van Gaal juga dinilai pemimpin kaku. Ia tidak membangun kehangatan dengan pemain di ruang ganti. Namun, kenapa Mourinho, manajer pragmatis, yang dipilih sebagai pengganti? Persaingan di Liga Primer dipastikan kian keras musim depan dengan kehadiran Pep Guardiola (Manchester City), Juergen Klopp (Liverpool), Antonio Conte (Chelsea), Claudio Ranieri yang mengejutkan membawa Leicester City juara Liga Primer.

Persaingan bahkan bertambah seru jika benar Manuel Pellegrini bergabung dengan Everton. Selain Klopp, siapakah yang berpengalaman menumbangkan Guardiola kalau bukan Mourinho yang pernah memimpin Real Madrid? MU bakal bertambah garang karena Mourinho membawa amunisi baru, yaitu Zlatan Ibrahimovic yang sangat berhasrat dan bergairah menumbangkan Guardiola yang tidak memberinya posisi terbaik sebagai penyerang tengah ketika bergabung dengan Barcelona. Guardiola lebih menganakemaskan Messi. Hal itu melukai Ibra.

Van Gaal seorang yang arogan. Namun, saya tidak pernah mengira ia benar-benar akan mengakhiri kariernya karena dipecat. Tentu ia masih akan dikenang di MU mempersembahkan Piala FA.Yang patut dicatat, di mana pun ia menjadi manajer, justru dengan arogansinya ia selalu berhasil mengorbitkan pemain muda hasil tempaan akademi klub. Jesse Lingard dan Marcus Rashford, kiranya legacy Van Gaal yang hidup di Old Trafford. Dunia memang bulat, tapi bulatnya bola di Liga Primer sangat kejam terhadap para manajer kawakan sekalipun.



Berita Lainnya
  • Korupsi Kapan Mati?

    25/3/2026 05:00

    KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.

  • Obor Optimisme

    24/3/2026 05:00

    PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.

  • Merawat Takwa

    23/3/2026 05:00

    PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.

  • Merayakan Perbedaan

    18/3/2026 05:00

    TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.

  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.