Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SYAHDAN tragedi mengerikan itu terjadi di Nagasaki dan Hiroshima.
Atas perintah Presiden Amerika Harry S Truman, pada Agustus 1945 dua kota penting di Jepang dibuatnya serupa kiamat.
Asap berbentuk cendawan-cendawan raksasa yang mengembang di udara akibat ledakan dahsyat serupa dajal yang tak hanya menjemput maut 270 ribu orang-orang tak berdosa, tapi juga menghancurkan bumi (Jepang) seisinya.
Sejarah pun menegasi pengandaian: jika Presiden Franklin D Roosevelt tak wafat, mungkin tak ada derita bom atom itu.
Sejarah sudah terjadi. Tak ada sesal dan tak ada ragu.
"Yang tangannya berlumuran darah ialah aku. Biarlah ini jadi urusanku," kata Truman menjawab kepala perancang bom atom itu, ilmuwan Dr Oppenheimer, yang datang tergopoh-gopoh dengan rasa sesal yang berkelindan.
Wajar ilmuwan itu gundah hati: antara tugas negara dan membunuh manusia, pastilah menyiksa perasaannya.
Alasan Truman: meski Jepang telah sempoyongan menahan gempuran, tak ada tanda-tanda akan menyerah.
Truman kerap dikutuk sebagai presiden haus darah, tetapi juga kerap jadi contoh pemimpin yang berada di depan memikul tanggung jawab.
Ia sendiri sepenuhnya! Pendirian 'sang Baja' itu tak berkarat meski berselang lebih satu dasawarsa.
"Begitu saja saya memutuskannya. Ya seperti inilah," tuturnya enteng atas keputusan yang ia buat, dalam wawawancara dengan penulis sejarah kemiliteran, John Toland, pada 1958.
Dalam derajat yang lain, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin (1966-1977) kerap menjadi contoh di depan dalam mengambil tanggung jawab.
Patokannya Bung Karno mengangkat dirinya menjadi gubernur untuk membangun Jakarta yang kumuh, jorok, miskin sarana dan prasarana, dan penduduk kere di mana-mana.
Padahal, anggaran negara begitu cekaknya. Ia pun melegalkan perjudian lalu pajaknya untuk membangun.
"Karena judi, biarlah saya masuk neraka," katanya.
Setelah sekolah, puskesmas, aneka prasarana, dan jalan-jalan dibangun, kepada alim ulama yang menentang bukan alang kepalang, Ali pun bilang, "Mestinya mereka kalau bepergian di Jakarta pakai helikopter sebab jalan-jalan di Jakarta dibangun dari uang judi yang haram itu."
Ali pula mengizinkan night club, steambath, dan tempat hiburan lainnya.
Ia beralasan, sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata, warga Jakarta perlu menghibur diri.
Ia tak gusar digelari 'gubernur judi' dan 'gubernur maksiat'.
Toh, faktanya selama kepemimpinannya, sang letnan jenderal marinir itu punya prestasi yang selalu dikenang.
Berpuluh-puluh tahun ia tak tersaingi.
Tentu saya tak sedang mengapresiasi kebiadaban Truman.
Namun, ia contoh betapa seorang pemimpin memang berani mengambil tanggung jawab sepahit apa pun.
Ia tak melempar bola api ke tangan orang lain.
Keberanian sang gubernur mengatasi persoalan dan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebijakan-kebijakannya yang banyak ditentang, dan ternyata bermanfaat bagi rakyat, itu poin yang tak selalu melekat pada seorang pemimpin.
Memikul tanggung jawab memang milik pemimpin berkarakter.
Pemimpin bukan wilayah main-main.
Ia tak harus menjadi empunya seluruh faset yang sempurna, tapi mestinya tak menyembunyikan banyak mala.
Saya melihat dalam kasus Hambalang, yang mungkin akan dilanjutkan Presiden Jokowi, ada tanggung jawab yang rontok.
Meski seorang menteri dan ketua umum partai telah menjadi terpidana, terasa masih ada yang disimpan dalam ruang sembunyi.
Juga kasus Century, jika saja waktu itu ada yang mengambil tanggung jawab, ia tak menjadi hawa busuk yang terus menusuk-nusuk, menguras energi, hingga kini, hingga nanti.
Dalam urusan publik, terlalu lama menyembunyikan hal lancung, sesungguhnya ia tengah menimbun siksaan yang berlipat-lipat.
KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved