Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI

Perlambatan ekonomi global membuat permintaan dunia bergeming. Akibatnya, harga tidak beranjak membaik, terutama harga minyak dunia yang masih tertekan dan akibatnya harga komoditas lain juga ikut tertekan. Turun tajamnya harga berbagai komoditas otomatis berpengaruh terhadap penerimaan, lalu arus kas. Tidak sedikit pula yang keuntungannya menurun dan akibatnya kemampuan untuk mengembangkan usaha tersendat. Memburuknya kondisi keuangan perusahaan tak pelak memengaruhi penerimaan negara.
Pajak penghasilan yang dibayarkan perusahaan otomatis turun. Apabila belanja masyarakat ikut terkena, penerimaan pajak pertambahan nilai pasti ikut turun. Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro memprediksi penerimaan pajak bisa Rp290 triliun di bawah target. Untuk itulah Menkeu segera mengajukan RAPBN Perubahan kepada DPR. Harapannya akan bisa dilakukan penyesuaian besaran penerimaan pajak. Penyesuaian sisi penerimaan otomatis akan berpengaruh terhadap sisi pembelanjaan. Pertanyaannya, sektor mana yang akan dikorbankan? Pemerintah jelas tidak bisa mengurangi biaya rutin.
Mau tidak mau yang harus dikorbankan ialah anggaran pembangunan. Padahal, Presiden Joko Widodo begitu berambisi membangun infrastruktur di seluruh Tanah Air. Memang pengurangan anggaran pembangunan berdampak negatif terhadap persepsi pasar. Selama ini, kekuatan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla justru pada percepatan pembangunan infrastruktur. Namun, pil pahit harus ditelan karena APBN yang lebih prudent dan kredibel tak kalah penting diperhatikan karena berpengaruh terhadap kepercayaan pasar.
Untuk bisa menjawab tantangan ini, pemerintah harus fokus pada ekonomi, jangan terbawa arus politisasi. Persoalan yang perlu diselesaikan dengan pendekatan ekonomi, jawab dengan pertimbangan ekonomi, bukan politik. Kelebihan Presiden Jokowi selama ini ialah cepat mengambil keputusan. Pertimbangan yang dipakai tidak macam-macam, kecuali ekonomi dan manfaat bagi masyarakat. Konsistensi itulah yang dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan ekonomi. Terus terang, kita menyayangkan Presiden harus terbawa arus permainan politik dalam urusan pengelolaan Blok Masela.
Keputusan yang seharusnya bersifat teknis dibawa menjadi urusan politik. Padahal, dalam politik tidak selalu satu ditambah satu ialah dua. Selalu ada pembenaran. Selama Republik berdiri, urusan plan of development blok minyak dan gas cukup ditangani menteri energi dan sumber daya mineral. Kita memiliki Satuan Kerja Khusus Migas yang fungsinya menyelesaikan secara profesional semua urusan proyek migas. Yang perlu dilakukan hanya pembenahan sistem agar berdasarkan prinsip tata kelola perizinan yang jauh dari hanky-panky. Bertele-telenya pengambilan keputusan pengelolaan Blok Masela bukan hanya memberi sinyal negatif dalam menarik investasi, tetapi membuat kita kehilangan kesempatan.
Padahal, kian cepat investasi dilakukan, makin cepat manfaat bisa dipetik. Bayangkan, sampai awal Februari lalu, penerimaan negara baru 5% dari target, sedangkan belanja sudah mencapai 9%. Itu menggambarkan ada persoalan pada arus kas negara. Sepanjang tak segera diselesaikan, itu akan memberi sinyal buruk kepada pasar.
KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved