Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Anggaran Pemberdayaan

17/12/2015 00:00
Anggaran Pemberdayaan
Saur Hutabarat Dewan Redaksi Media Group(MI/Seno)

KORUPSI rupanya berhubungan dengan kalimat bersayap.

Penyalahgunaan anggaran sudah dimulai kala penyusunannya menggunakan kalimat abstrak, bahkan absurd.

Karena itu, Presiden Jokowi meminta penyusunan anggaran menggunakan kata-kata tegas, jelas, dan spesifik sehingga memudahkan kontrol dan rakyat tahu arah program pembangunan yang sedang dikerjakan pemerintah.

Pertautan kalimat bersayap dan peluang penyalahgunaan anggaran itu disampaikan Presiden kepada para menteri, pimpinan lembaga negara, dan kepala daerah, pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2016, di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/12).

Membaca berita itu, terus terang, saya terkagum-kagum. Inilah pertama kali, negara ini punya presiden yang perhatiannya dalam penegakan pemerintahan yang bersih sangat cermat, bahkan sampai pada penggunaan kata-kata dalam pos anggaran.

Presiden tidak hanya urus angka, besarnya anggaran dan peruntukannya, seperti lazim dilakukan dalam proses penyusunan anggaran. Ia bertindak lebih jauh.

Ia membongkar tempat persembunyian anggaran yang dibungkus dalam kalimat tidak jelas.

Contohnya, kata-kata 'pemberdayaan nelayan' dalam pos anggaran di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Menteri Susi Pudjiastuti sering menemukannya.

Presiden bilang, seharusnya 'pemberdayaan nelayan' diubah menjadi lebih jelas dan tegas seperti membeli kapal, membeli jaring, atau membeli benih.

Singkatnya, lebih operasional.

Cakupan kata 'pemberdayaan' terlalu luas, menurut Presiden, sehingga mengecat trotoar pun bisa dimasukkan program pemberdayaan nelayan.

Jangan-jangan, jika menteri lain sepeka Menteri Susi, nyaris di semua kementerian dapat ditemukan program 'pemberdayaan' dalam pos anggaran mereka.

Sebutlah anggaran pemberdayaan petani di Kementerian Pertanian.

Anggaran pemberdayaan pengusaha lemah dan pribumi, di Kementerian Koperasi dan UKM.

Sudah tentu, kementerian yang nomenklaturnya saja telah mengidap 'pemberdayaan', dengan sendirinya, menggunakan pemberdayaan sebagai program utama.

Contoh pemberdayaan PNS di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sudah pasti ada program pemberdayaan perempuan.

Semua itu tidak mengada-ada.

Bukankah empowerment, pemberdayaan, kata yang seksi, obat generik yang dipakai mulai LSM lokal sampai badan dunia seperti Unicef? Kata pemberdayaan ialah kata kunci untuk semua urusan mengangkat kaum terpinggirkan, termarginalkan.

Saya berharap, jangan sampai di Kementerian Pertahanan, ada anggaran program pemberdayaan tentara.

Seakan, tentara kita selama ini tidak berdaya, terpinggirkan.

Saya yakin, Sekretaris Kabinet dan Menteri Sekretaris Negara pun tidak berniat mengajukan anggaran pemberdayaan lembaga kepresidenan, untuk menghadapi pencatutan kekuasaan RI-1 dan RI-2, khususnya pencatutan minta saham.

Biarlah itu dimasukkan dalam anggaran 'yang mulia' bersidang di MKD.



Berita Lainnya
  • Korupsi Kapan Mati?

    25/3/2026 05:00

    KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.

  • Obor Optimisme

    24/3/2026 05:00

    PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.

  • Merawat Takwa

    23/3/2026 05:00

    PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.

  • Merayakan Perbedaan

    18/3/2026 05:00

    TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.

  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.