Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SAYA menjadi sangat paham mengapa pemerintah menolak mengambil kebijakan lockdown untuk menangani pandemi covid-19. Bendera putih yang dikibarkan di sejumlah tempat merupakan jawabannya.
Awalnya, para pelaku pariwisata dan bisnis perhotelan mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah atas keadaan yang menghimpit mereka dalam setahun terakhir. Terutama sejak diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021.
Tak lama berselang, bendera putih juga dikibarkan pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah daerah. Di Yogyakarta, PKL di Malioboro mengibarkan bendera putih. Ketua Paguyuban Pedagang Lesehan Malioboro (PPLM) Desio Hartonowati mengungkapkan ribuan PKL tengah dalam kondisi sekarat. Mereka mengaku sudah habis-habisan untuk bisa bertahap hidup lantaran tak bisa bekerja.
Sejumlah PKL di selter Alun-Alun Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat, kemarin, juga mengibarkan bendera putih sebagai simbol menyerah dan pasrah terhadap kondisi saat ini. Pengibaran bendera putih sebagai imbas dari dampak yang dirasakan para PKL sejak pelaksanaan PPKM. Dari 42 lapak yang ada di selter alun-alun, kini tinggal delapan lapak yang bertahan.
Yang bertahan pun bingung karena sepi pembeli. Pendapatan para PKL di alun-alun pusat Kota Cirebon menurun signifikan, hingga 85%. Saat sebelum kebijakan PPKM diberlakukan, sejumlah PKL bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp100 ribu. Kini, tinggal Rp15 ribu.
Tidak mengherankan bila banyak sektor yang menjerit karena pandemi. Lebih-lebih lagi sejak pengetatan kebijakan akibat meledaknya lagi kasus covid-19 mulai Juni lalu. Kasus harian covid-19 yang sempat melandai di angka 7.000-an tiba-tiba terus mendaki hingga lebih dari 50 ribu kasus di awal Juli.
Wajar bila pemerintah menginjak rem darurat. Masuknya virus varian delta ditambah mulai longgarnya disiplin sebagian masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan membuat kebijakan ketat tidak bisa ditawar-tawar lagi. Namun, itu kebijakan sementara, demi menyelamatkan nyawa manusia.
Memberlakukan PPKM darurat yang dilanjutkan dengan PPKM level 4 bukanlah kebijakan simalakama, yakni memilih antara 'bapak mati' atau 'ibu mati'. PPKM darurat atau level 4 itu kebijakan pahit yang harus diambil agar semuanya hidup: 'ibu hidup' dan 'bapak hidup'.
Bayangkan jika Presiden Joko Widodo memutuskan menerapkan lockdown total, akan 'mematikan ibu' dan belum tentu sepenuhnya membuat 'bapak terus hidup' atau sebaliknya. Bahkan, bukan tidak mungkin semua sektor akan mengibarkan bendera putih secara serempak.
Bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya para PKL, kepedihan ini semoga benar-benar segera berakhir sebab PPKM level 4 sudah mulai memberikan kelonggaran buat mereka. Selain itu, bantuan sosial untuk UMKM, termasuk di dalamnya para PKL, juga sudah mulai didistribusikan.
Penerapan pelonggaran aktivitas yang dibarengi penerapan protokol kesehatan serta pemberian bantuan sosial dan stimulus bakal menjadi kunci utama penyelamatan UMKM, khususnya PKL. Jika tidak, ekonomi rakyat, khususnya 62 juta UMKM, termasuk di dalamnya 25 juta PKL, bisa bangkrut permanen dan krisis ekonomi nasional makin dekat.
Mengingat UMKM berpotensi menyokong 61% produk domestik bruto dan hampir setengah dari kontribusi tersebut berasal dari PKL. Sebentar lagi kepahitan akan berakhir dan pelan-pelan atau segera bendera kebangkitan akan menggantikan bendera putih. Setelah kesulitan, pasti akan datang kemudahan.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.
POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita
SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan
PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik.
"SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."
SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.
MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.
LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved