Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Dilarang Main Golf

05/11/2015 00:00
Dilarang Main Golf
Saur Hutabarat Dewan Redaksi Media Group(MI/Seno)

APAKAH bermain golf baik buat kesehatan kantong pejabat negara? Jangan berburuk sangka. Bukan di sini, di mata Partai Komunis Tiongkok, bermain golf tidak sehat bagi kekuasaan. Kenapa? Golf membuka pintu korupsi. Karena itu, mulai 21 Oktober lalu, Partai Komunis Tiongkok melarang 85 juta anggota mereka bermain golf.

Padang golf nan hijau ditengarai bukan saja tempat memasukkan bola kecil putih ke lubang yang juga kecil, menggunakan tongkat mahal, melainkan juga padang bagi transaksi besar di balik pintu.

Di padang golf berjumpa pebisnis dengan orang-orang berpengaruh dalam lingkaran kekuasaan negara. Klub golf bukan dipenuhi orang-orang kecil bernama caddy, melainkan orang-orang besar bernama kader partai.

Majalah The Economist mengutip Mao Zedong yang membahasakan golf sebagai olahraga jutawan, sport for millionaires. Bermain golf bukanlah perilaku korupsi, tetapi kader partai hanya bisa membayar ongkosnya berkat korupsi.

Pada 2013 saja, lebih 180 ribu pengurus Partai Komunis Tiongkok dihukum partai karena korupsi.

Apakah Mao tak lagi berpengaruh?

Mao masih sumber legitimasi, tetapi tak lagi sepenuhnya. Sabdanya dinilai tinggal '70% baik'.

Kiranya hanya kaum proletar tulen menilai ajaran Mao tetap '100% baik'.

Sisanya '30% baik' tak lagi berbekas di dalam kehidupan kaum kaya baru, yang tumbuh pesat seiring dengan hebatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang puluhan tahun tertinggi di dunia.

Di tengah 1,3 miliar lebih penduduk Tiongkok, diperkirakan ada 1,09 juta warga dengan kekayaan per orang 10 juta yuan (US$1,6 juta).

Sebanyak 67 ribu orang memiliki aset di atas 100 juta yuan (US$16 juta) per orang. Lebih banyak pemilik miliaran dolar AS di Tiongkok (596 orang) daripada di AS (537).

Anak-anak mereka menggunakan mobil impor berharga lebih dari US$1 juta. Presiden Xi Jinping mengingatkan anak orang kaya itu untuk mengekang hedonisme, berpikir dari mana kekayaan berasal, menjadi patriotis.

Nyatanya, mereka tetap gemar berpesta, membeli mobil baru, sekalipun sekarang menahan diri ke luar rumah memakai mobil lebih 'murah' BMW 7 Series daripada Aston Martin.

Setelah Mao wafat (1976), bukan hanya ekonomi Tiongkok bertumbuh dan berubah, melainkan juga sawah menjadi padang golf.

Sebutannya disamarkan, tidak eksplisit padang golf, tetapi 'resor alami'. Orang kaya baru itu jatuh hati pada golf.

Siapa mereka?

Hanya yang punya koneksi kuat dengan kekuasaan politik yang dapat menciptakan uang supergendut.

Ada pakar melukiskan, setelah 30 tahun pasar bebas, tak ada lagi doktrin tunggal mempersatukan Tiongkok.

Tak ada lagi melodi sentral hendak dibawa ke mana dan menjadi negara apa Tiongkok.

Tak mengherankan, Presiden Xi Jinping berkemauan keras hendak mengontrol masa depan Tiongkok.

Ke luar, belum lama ini, ia melawat ke AS bertemu Obama dan ke Inggris bersua Ratu Elizabeth II dan PM David Cameron.

Ke dalam, ia keras menghajar korupsi, antara lain melarang anggota partai bermain golf.

Apakah ide tersebut dapat diterapkan partai politik di Republik ini?

Jangan harap.

Itu nanti bisa dinilai melanggar hak asasi.

Lagi pula, sekalipun perintah partai komunis kepada kader mereka lebih hebat daripada hukum negara, di Tiongkok sana pun, belum tentu larangan bermain golf itu sepenuhnya dilaksanakan.

Siapa tahu, setelah Xi Jinping wafat, larangan itu tinggal '30% baik'.



Berita Lainnya
  • Korupsi Kapan Mati?

    25/3/2026 05:00

    KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.

  • Obor Optimisme

    24/3/2026 05:00

    PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.

  • Merawat Takwa

    23/3/2026 05:00

    PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.

  • Merayakan Perbedaan

    18/3/2026 05:00

    TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.

  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.