Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Kalla Minta Rizal Belajar

Astri Novaria
19/8/2015 00:00
Kalla Minta Rizal Belajar
(MI/Rommy Pujianto)
WAKIL Presiden (Wapres) Jusuf Kalla bereaksi keras terhadap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Kalla menilai pernyataan Rizal yang mengkritisi proyek listrik 35 ribu megawatt (Mw) tidak tepat, bahkan menggerus kewibawaan Presiden Joko Widodo.

"Kalau begitu, mengurangi kewibawaan Presiden, karena yang resmikan kan Presiden, bukan saya. Policy pemerintah, Pak Jokowi yang meresmikannya, berarti memandang kurang pantas Pak Jokowi kalau gitu kan," cetus Kalla saat ditanya pers soal pernyataan Rizal, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Pada hari pertama menjabat menko bidang kamiritiman, Rizal Ramli menyebutkan bahwa proyek listrik 35 ribu megawatt tidak realistis karena membangun 1/3 dari total proyek dalam waktu lima tahun saja sudah cukup hebat.

Bahkan, kepada Metro TV, Sabtu (15/8) malam, mantan menko perekonomian di era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengatakan, "Itu (proyek listrik 35 ribu Mw) kan proyek Pak Jusuf Kalla, bukan Presiden Jokowi."

Kalla meminta menteri Kabinet Kerja untuk mempelajari program sebelum memberikan komentar. "Sebagai menteri harus pelajari dulu sebelum berkomentar. Memang tidak masuk akal, tapi menteri harus banyak akalnya. Kalau kurang akal, pasti tidak paham itu," jelasnya.

Menurut dia, jangankan 35 ribu Mw, angka 50 ribu Mw dapat dikabulkan jika ada keinginan. Selain soal proyek listrik 35 ribu Mw, Rizal juga menyoroti pembelian Airbus 350 oleh PT Garuda Indonesia. Menurut dia, pembelian pesawat itu harus dibatalkan karena hanya akan membuat Garuda bangkrut.

Wapres JK pun menyebut Rizal telah mendapatkan teguran terkait dengan komentarnya terhadap pembelian Garuda. "Itu sudah ditegur oleh Presiden."

Balik menantang
Secara terpisah, Menko Kemaritiman Rizal Ramli berkukuh bahwa proyek listrik 35 ribu Mw harus dievaluasi. Bahkan, ia balik menantang Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar debat di depan publik.

"Kalau mau paham, minta Pak Jusuf Kalla ketemu saya, kita diskusi di depan umum," ujarnya di Istana Negara seusai mengikuti rapat terbatas, kemarin.

Sebelumnya, Rizal mengikuti rapat koordinasi dengan tiga menko lainnya, yakni Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, serta Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, kemarin. "Kami berharap kabinet ini suaranya satu," ujar Luhut seusai rapat.

Terkait dengan proyek listrik 35 ribu Mw, Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM Jarman menegaskan pihaknya tetap harus merampungkan proyek tersebut. (Pol/Wan/X-6)


Berita Lainnya
  • Korupsi Kapan Mati?

    25/3/2026 05:00

    KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.

  • Obor Optimisme

    24/3/2026 05:00

    PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.

  • Merawat Takwa

    23/3/2026 05:00

    PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.

  • Merayakan Perbedaan

    18/3/2026 05:00

    TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.

  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.