Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Era baru

05/8/2015 00:00
Era baru
Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group(MI/SENO)

PRESIDEN Joko Widodo pernah menyampaikan dirinya membutuhkan hadirnya seorang star power. Sosok itu bukan hanya harus pintar, melainkan juga ucapannya dipercaya pasar. Untuk yang pertama, pintar, saya melihat ekonom di Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan memenuhi kualifikasi itu.

Para ekonom di ketiga institusi itu tidak hanya pandai, tetapi juga mampu menjelaskan persoalan dengan baik. Di tengah perlambatan ekonomi yang terus berjalan hingga kuartal II 2015, mereka seharusnya tampil memberikan penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat. Sering saya sampaikan kita hidup di era berbeda, di era keterbukaan. Informasi begitu berseliweran. Namun, tidak semua informasi itu benar dan bermanfaat. Pemerintah harus hadir memaknai dan memberikan penjelasan yang benar agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Tentu yang tidak kalah penting dilakukan ialah bagaimana pemerintah menjalankan apa yang dijanjikan. Kredibilitas pemerintah bukan diukur dari penjelasan yang disampaikan, melainkan sejauh mana mampu memegang komitmen. Your word is your bond. Kalau pemerintah menyatakan proinvestasi, tunjukkan pemerintah bersahabat kepada investasi. Contoh bagaimana Presiden Jokowi mempersilakan PT Freeport Indonesia melanjutkan investasi selama menguntungkan rakyat Indonesia. Ternyata sampai 25 Juli, pemerintah tidak juga memperpanjang izin ekspor konsentrat Freeport. Padahal, semua pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tahu perpanjangan ekspor yang diberikan berakhir 25 Juli.

Pemerintah tentu berhak untuk tidak memperpanjang izin ekspor, bahkan boleh menasionalisasi tambang tembaga di Papua itu. Namun, semua mesti dilakukan secara konsisten dan sadar semua risiko yang ditanggung. Jika hanya tiga hari setelah pelarangan itu izin impor diberikan lagi, apa arti sikap itu?

Ketidakjelasan sikap itu menunjukkan rendahnya penghormatan kepada kontrak. Bagi pengusaha, sikap itu menunjukkan ucapan pemerintah tak bisa dipercaya.

Tahukah pemerintah, akibat tindakannya itu, Freeport harus mengalami kerugian nilai buku? Harga saham Freeport di New York Stock Exchange turun dari US$20 per saham menjadi US$13. Bagaimana lalu investor akan berani menanamkan modalnya di Indonesia?

Saat melakukan halalbihalal dengan pimpinan redaksi, Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menjelaskan Indonesia harus menyongsong era ekonomi baru. Setelah pada 1970-an ekonomi kita didorong minyak bumi, 1990-an oleh industri padat karya, 2000-an oleh komoditas, 10 tahun ke depan ekonomi kita harus bertumpu pada industri bernilai tambah.

Kita tidak menampik pandangan itu. Namun, kita tidak bisa tiba-tiba melompat ke sana. Kita harus membangun industri dasar dan industri barang modal yang kuat. Apabila tidak, kita harus mengimpor semua kebutuhan itu. Hal itu otomatis akan membuat impor meningkat dan defisit transaksi berjalan membengkak.

Kita harus mempersiapkan diri menyongsong era baru itu.

Pendidikan harus diarahkan untuk memperbanyak sarjana teknik. Industri difokuskan untuk memperkuat industri dasar dan industri barang modal. Semua negara industri memulai dari sana. Jepang, Korsel, Tiongkok, dan India menghasilkan banyak ahli metalurgi. Dari sana mereka membuat mesin-mesin bagi kebangkitan industri. Pemerintahan mereka mengawal arah pembangunan industri dengan konsekuen.



Berita Lainnya
  • Korupsi Kapan Mati?

    25/3/2026 05:00

    KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.

  • Obor Optimisme

    24/3/2026 05:00

    PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.

  • Merawat Takwa

    23/3/2026 05:00

    PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.

  • Merayakan Perbedaan

    18/3/2026 05:00

    TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.

  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.