Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Mudahnya Masuk Penjara

Saur Hutabarat Dewan Redaksi Media Group
26/11/2018 05:10
Mudahnya Masuk Penjara
()

JUDUL itu seperti mengesankan masuk penjara hal yang menyenangkan. Karena itu, dibikin gampang. Faktanya ialah kita memang dibikin gampang oleh undang-undang untuk masuk penjara. Tidak percaya?

Ambil contoh soal body shaming, penghinaan fisik. Sebutlah Anda bergabung dengan sejumlah teman SMA di sebuah grup WA. Topik yang sedang dibicarakan kesan dan pesan mengenai acara reuni SMA tadi malam.

Dalam percakapan itu, Anda teringat alis seorang teman yang menurut Anda unik dan tibatiba Anda ingin bercanda. “Wah, yang paling tidak bisa saya lupakan alis Rosmery (bukan nama sebenarnya). Bentuknya seperti ikan teri,” tulis Anda di grup WA itu. Yang lain menyahut hahaha, tertawa terpingkal-pingkal.

Tawa terpingkal-pingkal disertai komentar bersahut-sahutan di WA itu terjadi berkepanjangan. Ada yang menyoal apakah mirip teri medan ataukah teri sibolga sehingga Rosmery merasa di-bully.

Sebulan kemudian, pecahlah berita di grup WA itu Rosmery membawa Anda ke muka hukum dengan tuduhan penghinaan, yaitu body shaming, penghinaan fi sik. Dasar hukum yang dipakai ialah Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Saya teringat seorang teman yang telah mendiang. Saban kali kami bersantap di warung SGPC (sego pecel), di kampus Bulaksumur, Yogyakarta, saban kali itu pula ia memesan es jus tomat.

Teman yang lain, A Luqman (nama sebenarnya), mencermati hidung teman penggemar jus tomat itu dan berkesimpulan bahwa hidung teman itu berwarna merah seperti tomat. “Hidung tomat,” katanya spontan memberi gelar teman penggemar jus tomat.

Terjadilah candaan disertai tawa berderai-derai gara-gara hidung tomat. Teman si hidung tomat pun menikmati candaan itu tanpa merasa di-bully.

Itu terjadi lebih 40 tahun lalu di masa kami mahasiswa. Apabila hal itu terjadi sekarang ini dan candaan itu berlangsung di media sosial, apakah ‘si hidung tomat’ dari generasi sekarang akan membawa ‘Luqman’ juga dari generasi sekarang ke muka hukum? Saya tidak tahu jawabannya dan pula tidak elok menghakimi suatu generasi. Yang jelas sekarang di zaman gadget ini ada UU ITE yang sepertinya membuat lebih mudah menjebloskan orang ke dalam penjara.

Hemat saya, kemudahan menjebloskan orang ke dalam penjara itulah pula yang terpikirkan Kepala SMA 7 Mataram Muslim ketika membawa Baiq Nuril ke muka hukum dengan menggunakan UU ITE. Kini keadaan terbalik, sepertinya mudah sekali menjebloskan Muslim ke dalam penjara.

UU Pemilu juga merupakan undang-undang yang mudah menjebloskan orang ke dalam penjara. Tidak tanggung-tanggung ada 67 pasal yang khusus mengatur ketentuan pidana pemilu. Jumlah yang besar. Tidak mengherankan Bawaslu seperti punya gairah baru membawa calon legislatif ke dalam penjara.

Terus terang merebaknya ancaman pidana di berbagai undang-undang menunjukkan pembuat undang-undang berpandangan betapa hebat potensi kejahatan anak bangsa di berbagai cabang kehidupan sehingga perlu penjara untuk mencegahnya atau membuat jera.

‘Alismu seperti teri’ mestinya urusan yang dapat diselesaikan dengan memaafkan, bukan memenjarakan teman. ‘Hidungmu seperti tomat’ kiranya selera humor sesama teman yang tidak perlu bikin sakit hati, merasa fisik terhina dan membawanya ke muka hukum.

Jika pertemanan memudar, rasanya solidaritas sosial pun tergerus. Inilah negara yang bakal berkepanjangan kekurangan penjara karena siapa pun dalam relasi pertemanan atau sosial dapat menjadi subjek yang membawa atau objek yang dibawa dengan mudah ke dalam penjara.



Berita Lainnya
  • Cinta dan Kepedihan

    02/3/2026 05:00

    'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.

  • Jalan Sunyi Industrialisasi

    27/2/2026 05:00

    POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita

  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.