Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
INI good news yang mestinya kita sambut baik. Enam perusahaan nasional Indonesia, empat di antaranya perusahaan pelat merah, masuk daftar terbaik di dunia. Mereka masuk daftar 500 perusahaan terbaik versi majalah bisnis Amerika Serikat, Forbes, bulan ini.
Setidaknya berita baik itu bisa menjadi oasis di tengah bertubi-tubinya para kepala daerah, anggota dewan, dan pengusaha dicokok aparat komisi antirasywah. Korupsi itulah pangkalnya. Berita baik ini juga penting di negeri yang tengah dilanda darurat hoaks.
Yang juga perlu diapresiasi, satu dari empat perusahaan negara itu, yakni PT Bank Mandiri, berada di peringkat ke-11 menyaingi beberapa perusahaan kelas dunia. Bank ini, yang mempunyai karyawan 36.307 orang, memiliki nilai penjualan US$8,1 miliar dan kapitalisasi pasar US$24,1 miliar. Mandiri mengalahkan Japan Exchange Group (Jepang), MGM Resort (AS), China Petrolium Engneering (Tiongkok), Siemens (Jerman), dan Volkswagen Group (Jerman).
Urutan berikutnya ialah PT Telkom Indonesia (persero) yang berada di peringkat ke-112 dunia, yang memiliki pegawai 24.065 orang, dengan nilai penjualan US$9,6 miliar dan kapitalisasi pasar US$25,8 miliar. Lalu PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk di peringkat 157 yang memiliki pegawai 27.083 orang dengan nilai penjualan US$4,9 miliar dan kapitalisasi pasar sebesar US$11,1 miliar.
PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk berada di peringkat 186. Mereka mempunyai karyawan sebanyak 60.683 orang, dengan nilai penjualan US$9,3 miliar dan kapitalisasi pasar US$27,7 miliar. Inilah bank yang paling populer hingga ke pelosok-pelosok Tanah Air.
Selain itu, ada dua perusahaan swasta nasional, yakni PT Bank Central Asia Tbk yang berada di posisi ke-32. Bank itu memiliki 26.962 karyawan, dengan nilai penjualan US$5,2 miliar dan kapitalisasi pasar US$40,2 miliar. Adapun PT Gudang Garam Tbk berada di peringkat 109 dengan 35.272 karyawan serta nilai penjualan US$6,3 miliar dan kapitalisasi pasar US$9,7 miliar.
Sebenarnya bukan kali ini saja korporasi Indonesia masuk daftar bergengsi di Forbes. Pada 2016 BRI dan Bank Mandiri juga menjadi dua bank pelat merah yang mendapat apresiasi di majalah tersebut. Hanya peringkatnya masih jauh, di posisi 429 dan 462. BNI bahkan di posisi ke-1.063.
Hasil survei yang dirilis Forbes ini didasarkan pada penilaian 430 ribu pegawai dari seluruh dunia. Para pegawai diminta untuk memberikan nilai pada perusahaan tempat mereka bekerja; seberapa besar mereka mau merekomendasikan tempat kerja mereka ke sahabat atau keluarga.
Kita sepakat pengakuan sekaligus apresiasi dunia perusahaan BUMN kita bisa bersaing dan bersanding dengan perusahaan global. Ini menjadi bukti perusahaan pelat merah bukan berkelas medioker. Mitos bahwa perusahaan negara tak bisa dipercaya karena kompetensinya rendah, terjawab sudah. Mitos perusahaan negara tak kreatif dan inovatif tentu akan menjadi sebuah cerita lama. Cerita barunya ialah mereka memenangi persaingan.
Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, pencapaian dalam peringkat World's Best Employers versi Forbes ini karena perseroan terus berupaya meningkatkan pengembangan karyawan, baik dari aspek kebahagiaan, kapabilitas, maupun produktivitas.
"Kebahagiaan karyawan itu penting dan menjadi bagian dari fokus strategis manajemen. Kami percaya pegawai yang happy, kapabel, engage, dan produktif adalah kunci keberhasilan manajemen dalam jangka panjang," katanya seraya menambahkan di Mandiri ada sekitar 60%-70% pegawai yang masuk kategori milenial.
Dua tahun lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan bahwa Indonesia memiliki ukuran ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) senilai US$862 miliar. Ia memperkirakan ekonomi Indonesia akan menduduki rangking tujuh besar dunia, sejajar dengan AS dan Tiongkok pada 2030. Artinya, harus semakin banyak perusahaan Indonesia berkelas dunia.
Menurut Sri pula, BUMN mencerminkan aset yang bisa dibanggakan sebuah negara dan menjadi pemain kelas dunia. Ia mengingatkan, misi BUMN bukan sekadar berorientasi pada keuntungan, melainkan juga sebagai agen pembangunan; harus profesional, kompetitif, dan muaranya menciptakan kesejahteraan rakyat. Bukan semata kesejahteraan para eksekutifnya.
KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved