Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Khairy Jamaluddin sang Penantang

Saur Hutabarat/Dewan Redaksi Media Indonesia
25/6/2018 05:30
Khairy Jamaluddin sang Penantang
(Mi/Tiyok)

BERKUASA selama 60 tahun tiba-tiba mendadak kalah secara dramatis dalam pemilu kiranya memaksa partai ini mengoreksi diri besar-besaran. Benarkah?

Dalam kenyataan, yang berkuasa di partai itu tetaplah berkehendak mempertahankan kekuasaan. Dinamika internal status quo versus perubahan itulah yang ditengarai bakal berlangsung pekan depan Sabtu (30/6), dalam pemilihan Presiden UMNO (United Malays National Organization), partai paling berkuasa di Malaysia yang sontak dikalahkan koalisi oposisi pada pemilu pada Rabu (9/5).

Status quo itu milik pemimpin tua. Riwayat UMNO kurang lebih riwayat senioritas, yang telah berlangsung tiga dasawarsa. Pemimpin terakhir, Najib Razak, 65, mengundurkan diri setelah kalah dalam pemilu dan dilarang ke luar negeri karena diduga melakukan korupsi. Ia digantikan Ahmad Zahid Hamidi yang enam bulan lebih tua sebagai pelaksana tugas sementara Presiden UMNO.

Tragisnya, kekuasaan UMNO justru ditumbangkan tokoh yang jauh lebih tua, jauh lebih senior, yaitu Mahathir Mohamad, 92, yang notabene mantan Presiden UMNO yang kini kembali menjadi perdana menteri, tapi dari koalisi oposisi.

Tampilnya tokoh muda Khairy Jamaluddin selaku penantang untuk menjadi Presiden UMNO mencerminkan pertarungan dalam dua dimensi sekaligus, bukan hanya tokoh tua melawan tokoh muda, melainkan juga status quo versus perubahan.

Khairy Jamaluddin lahir pada 10 Januari 1976, lebih muda 23 tahun daripada Ahmad Zahid Hamidi, yang lahir pada 4 Januari 1953, yang merupakan satu dari tujuh rival utama Khairy Jamaluddin dalam pertarungan menjadi Presiden UMNO. Rival lain ialah Tengku Razaleigh Hamzah, lahir 13 April 1937, yang berarti lebih gaek lagi, yaitu 38 tahun 8 bulan lebih tua daripada Khairy Jamaluddin.

Lulusan Oxford University dan University College London itu membahasakan dirinya bakal membawa kultur baru di tubuh UMNO. Katanya, "UMNO partai tua dan sekarang saatnya berubah. Pemilihan Presiden UMNO harus teratur diselenggarakan tiap tiga tahun, tanpa penundaan. Penundaan merusak semangat demokrasi dan akuntabilitas di dalam UMNO."

Menantu mantan Perdana Menteri Malaysia Tun Abdullah Baidawi itu menjanjikan, bila dia menang sebagai Presiden UMNO, dia menambah dua posisi wakil presiden partai, satu di antaranya diperuntukkan perempuan. Janji lain, ia akan mengangkat Tengku Razaleigh Hamzah sebagai ketua dewan penasihat. Tengku, yang lebih dari empat dasawarsa menjadi anggota parlemen dan nyaris menjadi perdana menteri, hanya kalah tipis melawan Mahathir Mohamad pada pemilu 1987. Khairy menilai Tengku punya pengetahuan dan pengalaman yang berharga dalam menghadapi pemerintahan sekarang yang dipimpin Mahathir.

Khairy Jamaluddin dikenal sebagai Presiden Pemuda UMNO yang progresif yang bersuara kencang terhadap kekuasaan negara yang opresif. Dia dekat dengan masyarakat madani dan berani mengkritik pemerintah yang dikuasai UMNO.

Namun, setelah diangkat menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga pada 2013, tokoh muda itu dinilai kian kompromistis. Misalnya, dia dinilai tidak berani melawan kepura-puraan bahwa skandal 1MDB seakan tidak ada. Sesungguhnya itu perkara yang lumrah. Bukankah malah aneh berada di dalam kekuasaan, tapi berkelakuan oposisi?

Publik Indonesia mungkin masih ingat kasus bendera Merah Putih dicetak terbalik di buku acara SEA Games 2017 yang diselenggarakan di Malaysia. Menteri Khairy Jamaluddin bukan hanya menulis surat resmi minta maaf, tapi juga menemui Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk meminta maaf.

Khairy Jamaluddin tergolong tokoh muda sipil yang langka. Pada 2010 dia mengikuti latihan militer di Negeri Sembilan dan Johor, kemudian menjadi pasukan cadangan di Rejimen Askar Wataniah (Resimen Tentara Teritorial). Pada 2011 dia mengikuti kursus terjun payung di Pusat Pelatihan Tempur Khusus di Kamp Sungai Udang di Melaka. Pada 2014 dia diangkat menjadi Komandan Resimen 508.

Pada 2016, pangkatnya dinaikkan dari kolonel menjadi brigjen. Dia menjadi satu-satunya menteri kabinet yang mendapat penghargaan pangkat tentara dan tetap menjadi Komandan Resimen 508. Sekarang terbuka kemungkinan dia pun menjadi Presiden pertama UMNO berpangkat jenderal.

UMNO itu seperti Golkar yang berkuasa di masa Presiden Soeharto. Bedanya ialah Pak Harto ditumbangkan di tengah jalan dengan cara tidak enak, sedangkan Najib Razak melalui pemilu. Tidak pernah lagi ada kader atau pemimpin Golkar sejak Pemilu 1999 yang menjadi Presiden RI. Bahkan, pada Pilpres 2014, Golkar di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie gigit jari tidak mengusung calon presiden sendiri.

Seperti juga Golkar yang tidak mudah untuk kembali lagi berkuasa, begitu pula kiranya UMNO. Bahkan, UMNO lebih berat karena harus membalikkan jalan sejarah yang tengah berpihak kepada oposisi. Itu perkara sangat besar, yang kiranya membakar jiwa orang muda, sang penantang, Khairy Jamaluddin.



Berita Lainnya
  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.

  • Cinta dan Kepedihan

    02/3/2026 05:00

    'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.

  • Jalan Sunyi Industrialisasi

    27/2/2026 05:00

    POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita

  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.