Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGSA besar sewajarnya punya ambisi besar. Bangsa besar berambisi kecil, kiranya tunggu waktu saja kempis menjadi bangsa kerdil. Terlebih di cabang kehidupan yang berbasiskan kompetisi terbuka yang serbaterukur seperti olahraga. Di dunia yang satu ini tidak ada resep keberhasilan yang misterius.
Tiap medali yang diraih atlet puya track record yang terang benderang. Bila ada barang gelap di belakang perolehan medali, soal waktu saja bakal terbongkar. Tes doping dapat membongkarnya dan membuat malu siapa pun, tanpa pandang bulu. Berdasarkan postulat berpikir demikian, saban kali saya melintasi atau melewati kawasan Senayan, Jakarta, dan melihat kompleks olahraga itu tengah direnovasi, saban kali itu pula mulai terbayang gairah besar bangsa ini sebagai tuan rumah Asian Games 2018.
Sesungguhnya dan senyatanya sudah lama kompleks olahraga Senayan tidak mendapat sentuhan baru sehingga sepertinya turut mencerminkan bututnya prestasi. Perlu diingat kompleks itu dibangun dengan menggusur warga dipindahkan ke bilangan Tebet, tapi kemudian dalam perkembangannya yang tegak tinggi dan mewah berdiri di situ mal pusat perbelanjaan.
Presiden Jokowi membenahi dan ingin mengembalikan sejarah kebesarannya. Publik sepak bola, ketika menonton pertandingan Indonesia-Islandia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (14/1), tentunya melihat dan merasakan sendiri cantiknya stadion itu setelah direnovasi, yang peresmiannya dilakukan menjelang pertandingan persahabatan internasional itu. Kapasitasnya 78 ribu kursi tunggal.
Contoh lain renovasi Istora Senayan yang diresmikan Presiden, Selasa (23/1), dengan tribune berkapasitas 9.500 orang. Di situ kiranya kejayaan bulu tangkis kita, melalui Asian Games 2018, bakal kembali diperlihatkan kepada dunia. Peresmian renovasi itu ditandai dengan Presiden memberi raket kepada pebulu tangkis berprestasi (Susi Susanti, Ivana Lie, Yuni Kartika, Haryanto Arby, Chandra Wijaya, dan Alan Budikusuma), sekaligus Presiden membuka Daihatsu Indonesia Masters, yaitu kompetisi berhadiah total US$350 ribu yang diikuti 200 pemain dari 15 negara.
Dimulai September 2016 dan selesai Desember 2017, renovasi semua kompleks olahraga dilakukan besar-besaran di atas kawasan seluas 87 hektare dan meliputi 14 venue. Semua itu bukti semangat besar kita sebagai tuan rumah Asian Games ke-18, yang berlangsung Agustus tahun ini.
Sudah tentu bukan hanya gedung olahraga dan fasilitas pertandingan yang direnovasi, melainkan juga target prestasi yang juga dibikin menjulang tinggi, mengagumkan, yaitu meraih 20 medali emas atau menembus 10 besar. Target itu tampak jauh di angkasa, padahal itu perkara normal, yaitu sewajarnya bangsa besar punya ambisi besar.
Rasanya tidak ada ketertinggalan yang jauh yang dapat dikejar tanpa lompatan yang juga jauh. Perlulah sejenak kita melihat ke belakang, berkaca. Bahwa pada 1962 kita menduduki peringkat kedua dengan 11 emas, setelah itu melorot, kiranya bukti bangsa Asia lain melaju lebih cepat.
Kecepatan bangsa lain tidak dapat dihentikan. Hanya satu pilihan, mereka dikalahkan. Itulah yang hendaknya terjadi pada Agustus ini, di bulan proklamasi ke-73, meraih 10 besar di Asia. Sebuah ambisi besar, yang sekali lagi wajar dimiliki negara besar.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.
POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita
SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan
PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik.
"SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."
SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.
MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.
LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.
SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan
TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved