Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan melaporkan lembaga keuangan dan perbankan dalam kondisi sehat dan siap berperan dalam pembangunan. Itu bukan hanya dapat dilihat dari labanya yang meningkat, melainkan juga dari kredit bermasalah cenderung menurun.
Simpanan dana pihak ketiga sepanjang 2017 meningkat sekitar 9,35%, sementara kredit meningkat 8,35%. Tidaklah keliru apabila Presiden Joko Widodo meminta lembaga keuangan berperan lebih besar lagi pada tahun ini. Tidak sekadar meningkatkan penyaluran kredit, tetapi juga kredit itu bisa dirasakan juga oleh para pengusaha mikro dan kecil agar mereka bisa naik kelas menjadi pengusaha kelas menengah.
Kita tentu setuju bahwa perbankan dan lembaga keuangan harus bisa terus mengapitalisasikan modal mereka. Agar menjadi lembaga yang sehat, mereka harus bisa memupuk keuntungan. Hanya, ukuran keberhasilan, terutama perbankan, bukan dilihat dari besarnya keuntungan yang didapat.
Tugas yang tidak kalah pentingnya ialah bagaimana mendorong kegiatan di sektor riil. Di sinilah harapan Presiden menjadi relevan. Sehatnya lembaga keuangan sekarang ini tidak memberikan kontribusi signifikan kepada pertumbuhan ekonomi. Penyaluran kredit perbankan jauh di bawah target 12% seperti ditetapkan BI.
Memang dibutuhkan dua orang untuk menari tango. Penyaluran kredit tidak bisa dipaksakan apabila permintaan dari sektor riil tidak ada. Tidak sedikit kredit yang sudah disetujui bank tahun lalu ternyata tidak ditarik pengusaha. Banyak pengusaha yang ragu untuk menanamkan modal atau mengembangkan usaha mereka.
Akibatnya, penyaluran kredit tahun lalu tidak bisa mencapai dua digit. Dengan pertumbuhan kredit 8,35%, tidak usah heran apabila pertumbuhan ekonomi tahun lalu diperkirakan hanya 5,05%. Padahal, pemerintah menargetkan tahun lalu perekonomian bisa tumbuh sebesar 5,2%.
Tantangan itulah yang harus bisa dijawab sekarang. Bagaimana membuat lembaga keuangan dan perbankan tidak hanya bermain aman? Mereka hanya menanamkan dana yang diperoleh dari masyarakat kepada portofolio aman seperti surat utang negara. Keuntungan perbankan harus lebih besar datang dari kegiatan penyaluran kredit ke sektor riil.
Tentunya pengusaha pun harus lebih bersemangat menanamkan modal atau mengembangkan usahanya. Seperti dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pertumbuhan sektor industri harus bisa kita dorong di atas 7% agar kita bisa tumbuh 5,4% tahun ini. Permintaan kredit dari pengusaha inilah yang harus membuat perbankan tidak hanya duduk ongkang-ongkang kaki untuk menikmati keuntungan.
Kita membutuhkan hadirnya investasi karena seperti dikatakan Presiden, kita tidak sekadar perlu agar perekonomian ini tumbuh, tetapi pada saat yang sama juga menciptakan pemerataan. Yang namanya pemerataan hanya terjadi kalau kita bisa mengurangi angka pengangguran dan membuat lebih banyak warga bangsa ini bisa mendapatkan pekerjaan.
Kalau sekarang ini kesenjangan semakin melebar, salah satunya karena kelompok orang kaya lebih memilih menyimpan uang mereka daripada untuk investasi. Itu bisa terlihat dari persentase dana pihak ketiga yang meningkat lebih tinggi daripada penyaluran kredit. Akibatnya, kelompok orang kaya menjadi semakin kaya karena bunga simpanan.
Sebaliknya, kelompok bawah semakin miskin karena mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Memang ada yang mengingatkan agar kita jangan menjadi pegawai, tetapi jadilah pengusaha apabila ingin hidup lebih baik. Namun, tidak semua orang dilahirkan untuk bisa menjadi pengusaha.
Banyak yang mencoba untuk berbisnis, tetapi kemudian dana mereka habis. Inilah yang membuat banyak orang akhirnya memilih menjadi pekerja. Tugas negara untuk mendorong mereka yang mempunyai kemampuan menjadi pengusaha agar terus meningkatkan investasi dan membuka lapangan pekerjaan.
Sebaliknya, mereka yang menjadi pekerja diminta untuk meningkatkan etos kerja, disiplin, dan produktivitas agar tempat mereka bekerja bisa terus berkembang dan dengan itu, melebarkan usahanya sehingga lebih banyak orang mendapat pekerjaan di perusahaan itu.
Langkah yang perlu dilakukan pemerintah tidak hanya mempermudah izin usaha dan mengurangi birokrasi, tetapi juga memberi insentif agar para pengusaha lebih bersemangat menanamkan modal. Apabila pemerintah bisa membangun sistem yang lebih efisien, daya saing pengusaha akan semakin tinggi dan itulah yang akan membuat pengusaha semakin terpacu mengembangkan usahanya.
Bahkan pemerintah harus menetapkan arah pembangunan yang menjadi prioritas agar investasi yang dilakukan tidak mubazir. Bahkan untuk pengembangan industri, pemerintah harus menentukan pembangunan industri yang hendak dituju agar kemudian sumber daya yang terbatas tidak terpakai secara sia-sia.
Berulang kali kita sampaikan kalau yang ingin kita kejar ialah pertumbuhan dan pemerataan, arah pembangunan industri harus lebih ditekankan kepada yang padat karya. Industri seperti itu ialah tekstil dan produk tekstil atau sepatu. Kita selama ini sudah meninggalkan industri itu karena dianggap sudah sunset.
Namun, sayangnya industri pengganti yang bisa menyerap tenaga kerja tidak pernah hadir. Inilah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan apabila kita ingin mendorong jasa keuangan memberi manfaat lebih kepada pembangunan ekonomi.
KITA boleh saja bosan mendengar, membahas, mengulas, atau menulis tentang topik korupsi di negeri ini.
PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto dua pekan lalu agar bangsa ini bersiap menghadapi situasi yang kian sulit dan menantang patut dibaca bukan sekadar sebagai retorika politik.
PEKAN lalu, di pengujung Ramadan, saya mengikuti ibadah salat Tarawih di masjid sebelah rumah.
TAHUN 2026 menyajikan fenomena sosial keagamaan yang spesial bagi bangsa Indonesia. Jika kita mencermati kalender, ada deretan momentum keagamaan yang berdekatan.
APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?
SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.
KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia
BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.
PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.
PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.
'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai
DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.
APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.
DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.
HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved