Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Rumput Rakyat Lebih Hijau

Saur Hutabarat Dewan Redaksi Media Grou
04/1/2018 05:31
Rumput Rakyat Lebih Hijau
(thinkstock)

TAHUN 2018 ini sangat beralasan untuk dimasuki dan ditempuh dengan optimisme yang berlipat-lipat. Kenapa? Antara lain karena pada 2017 yang baru kita lalui Indonesia dan India menduduki peringkat paling tinggi sebagai negara dengan pemerintah yang paling dipercaya rakyatnya.

Jangan salah sangka, itu bukan pendapat saya, itu hasil survei dua lembaga internasional. Survei yang pertama dilansir OECD (Organization for Economic Cooperation and Development). Indonesia menempati rangking pertama dan India nomor 2. Sebanyak 80% rakyat.

Indonesia yang disurvei mengatakan percaya pemerintah, sama dengan Swedia, persentase tertinggi jika dibandingkan dengan negara lain yang disurvei. Peringkat kedua diduduki India (73%). Yang terburuk ialah Yunani, hanya 13% rakyat percaya kepada pemerintah mereka.

Survei OECD itu menggunakan Gallup World Poll yang merupakan metode yang paling luas dipercaya untuk mengukur kepercayaan rakyat kepada pemerintah. OECD merupakan organisasi internasional dengan anggota 35 negara yang menerima prinsip demokrasi perwakilan dan ekonomi pasar bebas.

Organisasi itu juga menjalin hubungan strategis dengan sejumlah negara bukan anggota, antara lain Indonesia dan India. Kepercayaan rakyat Indonesia kepada pemerintah pada 2017 itu meningkat 28% jika dibandingkan dengan hasil survei 2016, kenaikan tertinggi di antara negara yang disurvei.

India, sekalipun selalu berada di level tinggi, megnalami penurunan kepercayaan rakyat dari 82% pada 2007 menjadi 73% pada 2017. Sebagai perbandingan ialah survei yang dilakukan Edelman Trust Barometer atas 28 negara mengenai pokok soal yang sama. Indonesia berada di peringkat kedua (71%), sedangkan India tertinggi (75%).

Kepercayaan rakyat Indonesia kepada pemerintah itu naik 13% jika dibandingkan dengan di 2016, juga kenaikan tertinggi jika dibandingkan dengan negara lain. India naik 10%. Edelman mengukur kepercayaan rakyat suatu negara terhadap empat institusi kunci, yakni bisnis, pemerintah, LSM, serta media.

Secara umum tingkat kepercayaan disimpulkan menurun. Brexit dan kepemimpinan Presiden AS Donald Trump kiranya dua contoh penyebab merosotnya kepercayaan rakyat kepada pemerintah masing-masing. Menurut OECD, kepercayaan rakyat kepada pemerintah berkorelasi kuat dengan tingginya pengakuan rakyat atas integritas moral pemimpin.

Tindakan para pemimpin dan opini publik mengenai mereka berdampak pada persepsi kepublikan atas lembaga yang mereka pimpin. PM India Narendra Modi dan Presiden Jokowi merupakan dua pemimpin dari tiga negara demokrasi terbesar di dunia yang kepemimpinannya membuat rakyat percaya kepada pemerintah.

Satu lagi negara demokratis terbesar, yakni AS, dipimpin presiden yang belum setahun berkuasa telah menggerus kepercayaan warganya, bahkan warga internasional. Tingginya kepercayaan rakyat kepada pemerintah di bawah Presiden Jokowi merupakan modal besar negara ini menempuh tahun-tahun politik 2018 dan 2019.

Stabilitas yang dinamis di alam demokrasi kiranya hanya dapat dijaga, dikawal, dan dipelihara pemimpin yang kuat dan dipercaya rakyat. Berbagai survei yang kredibel di dalam negeri menunjukkan kepuasan rakyat yang cukup bermakna terhadap kinerja pemerintahan Jokowi.

Tidak ada keputusan yang lamban atau terlambat diambil Presiden. Tak hanya itu. Jokowi tidak pula tergiur untuk mengintervensi sekalipun didorong-dorong untuk melakukannya, misalnya terhadap Pansus KPK yang merupakan ranah DPR. Presiden juga berkomitmen mewujudkan pemerataan yang antara lain dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur di Papua.

Sejarah baru pun tercipta, harga BBM di sana sama dengan di Jawa. Jokowi juga membereskan infrastruktur yang mangkrak. Dulu bertahun-tahun tiang-tiang tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Melayu) menjadi beton tua yang mangkrak, sekarang publik (termasuk saya) dapat menikmati ruas jalan itu.

Tentu saja perlu disebut bukti nyata, bukan omong doang, daerah perbatasan menjadi lebih kinclong daripada negara tetangga. Rumput kita sekarang nyata lebih hijau. Kiasan itu kiranya perlu diperluas, rumput rakyat lebih hijau di mana-mana, yang membahasakan rakyat lebih sejahtera.

Karena itu, izinkanlah saya berterus terang di forum ini, 'Jokowi presidenku' kiranya bisa 10 tahun sehingga sejarah punya perbandingan positif dua presiden, SBY dan Jokowi, dalam rentang yang panjang (20 tahun). Siapa pun presiden setelah mereka punya rujukan cemerlang untuk membangun model kepemimpinan yang cocok untuk masa depan bangsa.



Berita Lainnya
  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.

  • Cinta dan Kepedihan

    02/3/2026 05:00

    'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.

  • Jalan Sunyi Industrialisasi

    27/2/2026 05:00

    POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita

  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

  • Utang Budi

    24/2/2026 05:00

    JIKA paspor bisa berganti warna, semoga nurani tak ikut memudar'.

  • Membaca Arah

    23/2/2026 05:00

    PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik. 

  • Rem Keserakahan

    20/2/2026 05:00

    "SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."  

  • Cuci Tangan ala Jek

    19/2/2026 05:00

    SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.

  • Imsak Kebangsaan

    18/2/2026 05:00

    MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.

  • Bahlil Melawan Abuleke

    16/2/2026 05:00

    LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

  • Sunyi yang Mematikan

    13/2/2026 05:00

    ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.

  • BPJS yang Mendadak Hilang

    12/2/2026 05:00

    DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.

  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.