Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEKAN lalu Sinarmas dan Compania Espanola de Petroleos (Cepsa) meresmikan pabrik oleokimia yang mereka bangun di Dumai, Riau. Dengan investasi 300 juta euro, pabrik dengan kapasitas 160 ribu metrik ton memberi nilai tambah lebih dari produk minyak kelapa sawit kita.
Kelapa sawit merupakan komoditas andalan Indonesia. Dengan produksi minyak kelapa sawit mencapai 36 juta ton, Indonesia menguasai 60% produk dunia. Nilai ekspornya mencapai 12,32% dari total ekspor Indonesia.
Tidak salah apabila pemerintah memberikan perhatian kepada komoditas ini. Bahkan pemerintah harus mendorong karena hampir 10% warga bangsa ini hidup dengan bergantung pada kelapa sawit.
Banyak negara di Eropa dan Amerika menyerang produk kelapa sawit karena dianggap merusak lingkungan. Namun, sebenarnya tuduhan itu lebih disebabkan produktivitas tanaman kelapa sawit yang jauh lebih tinggi daripada tanaman yang mereka miliki seperti kedelai, jagung, atau bunga matahari. Mereka pun tetap membutuhkannya karena minyak kelapa sawit bisa dibuat bahan bakar nabati atau oleokimia untuk produk kosmetik, sabun, dan industri perminyakan.
Tantangan kita ialah bagaimana membangun industri turunan agar nilai tambah dari produk kelapa sawit bisa lebih kita nikmati. Kita tidak boleh puas hanya menjadi produsen minyak kelapa sawit, tetapi harus menguasai sampai ke hilir karena nilai tambahnya semakin tinggi.
Hanya, memang investasi tidaklah murah. Menurut Presiden Direktur Golden Agri Resources Franky Widjaja, dengan investasi sekitar Rp4,5 triliun untuk produksi 160 ribu metrik ton, berarti investasi per metrik ton mencapai Rp28 juta. Modal kerja yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan oleokimia yang diharapkan pun belum dihitung.
Biaya ini akan semakin mahal kalau dihitung berdasarkan jumlah tenaga kerja yang bisa terserap. Dengan 300 tenaga kerja yang secara langsung bisa ditampung di pabrik, artinya investasi per tenaga kerja mencapai 1 juta euro atau sekitar Rp15 miliar.
Saat meresmikan pabrik oleokimia itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan, dari 1,3 juta lulusan sekolah menengah atas, ada sekitar 600 ribu orang yang harus masuk ke angkatan kerja. Kalau satu lapangan kerja membutuhkan investasi Rp15 miliar, berarti setiap tahun dibutuhkan investasi baru sebesar Rp9.000 triliun.
Dengan anggaran pembangunan pemerintah yang hanya sekitar Rp300 triliun, berarti Rp8.700 triliun harus datang dari dunia usaha dan badan usaha milik negara. Inilah yang membuat kita harus sadar tentang pentingnya peran dunia usaha dalam pembangunan. Pengusaha jangan hanya dilihat sebagai pihak yang sekadar mencari untung. Mereka juga penyedia lapangan kerja.
Untuk itulah kita harus membuat pengusaha betah dan mau terus menanamkan modalnya. Seberapa pun besarnya investasi yang mereka lakukan, pengusaha itu berjasa untuk menyediakan lapangan pekerjaan. Itulah tanggung jawab yang sebenarnya melekat pada negara, yakni menyediakan lapangan kerja bagi seluruh warga.
Yang dibutuhkan pengusaha untuk menanamkan modalnya ialah kepastian. Berikan aturan main yang jelas dan berikan keleluasaan kepada pengusaha untuk mengembangkan usahanya, maka mereka akan bisa mencari jalan untuk membuat semuanya menjadi feasible.
Sekarang ini minat untuk berinvestasi meredup karena pemerintah tidak memberikan kejelasan bagi pengusaha untuk mengoptimalkan peluang yang ada. Pengusaha dihadapkan pada berbagai kesulitan mulai urusan pengadaan lahan, perizinan, tenaga kerja, infrastruktur, hingga urusan perpajakan.
Perjuangan seperti yang dilakukan Sinarmas untuk mengundang Cepsa mau menanamkan modal mereka tidaklah mudah. Dibutuhkan waktu lima tahun untuk membuat perusahaan minyak dan gas dari Spanyol itu mau menanamkan modal mereka di Indonesia.
Cepsa baru pertama kali menanamkan modal di Indonesia. CEO Cepsa Pedro Miro mengaku puas dengan kerja sama selama ini. Kerja keras dan komitmen yang dilakukan Sinarmas untuk merealisasikan proyek pertama mereka merupakan modal untuk bisa berhasil.
Kita berharap para pejabat baik di pusat maupun di daerah konsisten memberikan kemudahan berusaha. Kita jangan terlalu curiga kepada pengusaha, apalagi bersikap xenofobia. Kita justru harus senang apabila pengusaha mendapatkan untung ketika berbisnis di Indonesia karena dengan itu mereka akan menambah investasi dan otomatis menambah juga lapangan kerja.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.
POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita
SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan
PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik.
"SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."
SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.
MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.
LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.
SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan
TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved