Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
APAKAH korupsi dianggap 'buruk' dalam kehidupan sosial? Berbasiskan norma jawabnya 'ya', berbasiskan empirik jawabnya 'tidak'. Sesungguhnya, norma tinggal norma. Senyatanya realitas sosial telah berjalan jauh meninggalkan norma. Korupsi hina dari sisi moral, tapi perkara 'biasa' dari sisi kelakuan.
Kiranya yang sedang terjadi ialah pemangku jabatan kepublikan kian cekatan korupsi, sebaliknya KPK kian tangkas menangkap mereka. Sebuah pertandingan yang mengherankan hati kecil, apakah masih ada persediaan kejujuran? Rupanya persediaan kejujuran tersisa dalam bentuk perlawanan 'diam-diam'.
Tidak diekspresikan ke ruang publik, sekalipun menyangkut pemangku jabatan publik, mengenai uang rakyat. Hemat saya, dalam perspektif itulah laporan masyarakat kepada KPK perlu ditempatkan. Korupsi boleh diandaikan seperti berlangsung di depan mata. Dibiarkan terjadi. Bukti-bukti dikumpulkan.
Lalu diam-diam, dengan satu dan lain cara, semuanya disampaikan kepada KPK. Korupsi di depan mata itu tidak dapat dicegah, bahkan berdampak buruk bagi orang yang mencegahnya. Orang jujur tersingkir, 'terbuang dari kumpulannya'. Inspektorat bukan pula unit pengawasan yang dapat dipercaya. Faktanya, KPK menjadi tumpuan.
Selama Januari-Juli 2017, KPK menerima laporan pengaduan masyarakat sebanyak 3.397 laporan. Dari jumlah itu sebanyak 2.069 laporan atau 60% ada indikasi tindak pidana korupsi. Data itu menunjukkan kebanyakan laporan masyarakat valid, bukan sampah, sekalipun tidak semuanya cukup bukti untuk dilanjutkan ke tahapan penindakan.
Yang jelas KPK tidak mendiamkan, tidak memetieskan laporan masyarakat. Terlepas dari fakta bahwa tidak semua penangkapan yang disebut OTT benar-benar dapat disebut OTT, laporan masyarakat yang ditindaklanjuti dengan OTT itu menambah kepercayaan masyarakat kepada KPK. DPR dan pemerintah pun menerima laporan masyarakat.
Namun, tindak lanjut atas laporan masyarakat itu tidak 'terdengar' sekuat terdengarnya tindak lanjut yang dilakukan KPK. Laporan masyarakat kepada KPK itu sedikit banyak menunjukkan masih hidup harapan masyarakat bahwa koruptor bisa dipenjarakan. Akan tetapi, hal itu tidak dengan sendirinya meniupkan harapan bahwa korupsi kian menyusut.
Produktivitas menangkap koruptor kiranya seperti deret hitung, sedangkan korupsi berbiak seperti deret ukur. Patutlah timbul pertanyaan besar, apakah masih hidup harapan masyarakat bahwa dengan semua kinerja KPK dan kepercayaan kepada KPK itu, suatu hari penyelenggara negara kian jera dan takut korupsi?
Pesimisme tidak sepenuhnya dapat dihindarkan. Persediaan kejujuran terus merosot. Dari dalam diri, faktanya tidak ada tanda-tanda menguatnya kendali diri pemangku jabatan kepublikan untuk menegakkan integritas.
Padahal, di luar diri mereka, memudar tanda-tanda bahwa korupsi secara empirik dianggap 'buruk' dalam kehidupan sosial. Dalam bahasa yang halus relativisme moral terhadap korupsi sedang berlangsung di negeri ini dengan kecepatan yang sulit terperikan.
SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.
'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.
POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita
SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan
PERUBAHAN kian ke sini kian cepat. Ruang dan waktu digilas dalam hitungan detik.
"SEANDAINYA anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut anak Adam kecuali tanah (kematian)."
SEJUMLAH tokoh besar menekankan bahwa berani bertanggung jawab ialah salah satu syarat wajib bagi seorang pemimpin.
MARHABAN ya Ramadan. Ramadan kembali mengetuk pintu di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah sepenuhnya reda. Seperti sebelum-sebelumnya.
LIMA tahun lalu (21 Januari 2021), di forum Podium ini saya menulis tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.
SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan
TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved