Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH membuka ruang diskusi atas berbagai usulan perubahan sistem pemilihan kepala daerah, termasuk wacana pengembalian mekanisme pilkada melalui DPRD. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, pemerintah mendengar seluruh aspirasi yang berkembang di masyarakat dan kalangan politik.
Prasetyo menjelaskan, pembahasan mengenai sistem pilkada tidak bisa dilepaskan dari evaluasi menyeluruh terhadap praktik demokrasi yang telah berjalan. Menurut dia, setiap sistem memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dikaji secara objektif sebelum diambil keputusan politik.
Ia menambahkan, pandangan tersebut juga muncul dari internal partai politik. "Kalau pemerintah pada dasarnya kita mendengarkan seluruh aspirasi dan pendapat," kata Prasetyo kepada pewarta di Jakarta, Senin (29/12).
Namun, ia menekankan juga memiliki pandangan mengenai pilkada dalam kapasitas sebagai pengurus partai. Menurutnya, sistem pilkada langsung yang berlaku saat ini menyisakan sejumlah persoalan, terutama terkait besarnya ongkos politik.
"Misal, dari ongkos politik, kita semua sekarang tahu bahwa untuk menjadi seorang kepala daerah, baik bupati, walikota, gubernur, itu ongkosnya sangat besar. Belum lagi dari sisi negara, mengenai pembiayaan," ujarnya.
Atas dasar itu, internal Partai Gerindra mendorong keberanian melakukan perubahan sistem. "Kami berpendapat memang kita harus berani. Berani melakukan perubahan sistem, manakala sistem yang kita jalani sekarang banyak juga sisi negatifnya," kata Prasetyo.
Ia menyebut, salah satu usulan yang berkembang di Gerindra adalah mengembalikan pemilihan kepala daerah melalui mekanisme DPRD.
Menanggapi posisi Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo menegaskan konteksnya berbeda antara pembahasan antarpimpinan partai dan koordinasi pemerintahan. "Kalau antarpimpinan parpol tentu berbeda konteksnya sebagai presiden dan berkoordinasi dengan menteri itu berbeda," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa wacana perubahan sistem pilkada bukan isu baru. Menurut Prasetyo, diskusi tersebut sudah berlangsung sejak periode pemerintahan sebelumnya. "Bahkan di periode lalu, masa pemerintahan Bapak Joko Widodo sudah banyak dibahas akan adanya revisi UU Pemilu," kata dia. (Mir/P-3)
Indonesia menyiapkan sekitar 8.000 pasukan perdamaian untuk Gaza. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut keputusan masih menunggu kesepakatan internasional.
Mensesneg Prasetyo Hadi berharap panitia seleksi mampu menjaring pimpinan OJK yang kompeten dan memahami ekosistem jasa keuangan demi menjaga stabilitas pasar.
Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar reshuffle atau perombakan kabinet Merah Putih sore hari ini, Kamis (5/2).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali menguat
Sikap aktif Seskab Teddy di media sosial merupakan bentuk strategi komunikasi yang bertujuan melindungi otoritas tertinggi negara.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
Menurutnya, optimalisasi belanja pemerintah menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Tak selang lama, mobil dinas Brian dengan nomor polisi RI 25-7 tiba menyusul pada pukul 20.32 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved