Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diramal menghadapi lawan tangguh di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta. Pasalnya, beberapa kandidat kuat mulai bermunculan di Pilkada Jakarta, salah satunya kader Golkar Jusuf Hamka.
"Walaupun elektabilitas JH (Jusuf Hamka) belum teruji atau masuk radar survei, tapi saya kira tidak akan beda jauh dengan Anies Baswedan, artinya ini akan beda-beda tipis saja," kata pengamat politik Wijaya Dg Mapasomba dalam keterangan yang dikutip Senin, 29 Juli 2024.
Menurut dia, elektabilitas Anies dalam beberapa lembaga survei yakni sekitar 29,8 persen, Wijaya melihat tingkat keterpilihan Jusuf Hamka tak jauh berbeda dari persentase itu.
Baca juga : Golkar Masih Pede Ridwan Kamil Bisa Saingi Anies dan Ahok di Pilkada Jakarta
"Tidak bisa juga kita menyebutnya secara langsung, ya kalaupun Anies Baswedan lebih tinggi daripada JH, menurut saya itu hal yang wajar karena Anies merupakan mantan Gubernur apalagi pernah jadi capres," ujarnya.
Menurut Wijaya, jika elektabilitas Jusuf Hamka di bawah Anies itu merupakan hal yang wajar. Sebab, Babah Alun merupakan figur yang baru masuk dunia politik.
"JH adalah pemain baru. Artinya kalaupun elektabilitasnya rendah di bawah Anies tidak masalah. Tapi popularitas JH di masyarakat sudah tidak bisa diragukan lagi karena dikenal kegiatan sosialnya membantu masyarakat," tuturnya. (Z-7)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved