Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BERTEMPAT di kantor pusat Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Kawasaki City, Kanagawa Prefecture, Jepang, President and CEO MFTBC Karl Deppen merilis light-duty truck (LDT) bertenaga baterai eCanter 'next generation' pada Rabu (7/9).
Mitsubishi Fuso eCanter 'next generation' dilengkapi eAxle yang mengintegrasikan motor listrik dengan gandar belakang yang membuat struktur drivetrain yang lebih ringkas. Dengan ubahan struktur ini memungkinkan dilakukan pengembangan line up produk secara signifikan.
The Next Generation eCanter lineup mencakup 28 varian untuk pasar domestik Jepang dan sekitar 80 varian untuk pasar global untuk memenuhi kebutuhann logistik yang lebih beragam. Selain model (GVW) 7,5 ton, eCanter 'next generation' juga hadir di kelas bobot 5 ton hingga 8 ton untuk pasar Jepang, dan mulai di kelas 4 ton untuk model global.
Pilihan variasi kabin juga diperluas yang kini menyediakan pilihan kabin lebar (2.130 mm) yang dapat menampung lebih banyak kargo, selain kabin standar (1.700mm) yang memberikan lebih banyak fleksibilitas untuk rute jalan sempit. Begitu pula dengan ukuran wheelbase yang telah diperluas mulai dari 2.500 mm hingga 4.750 mm.
Tambahan jangkauan dengan baterai modular
Di eCanter 'next generation, MFTBC memperkenalkan konsep modular baru pada baterai. Kendaraan ini mampu menampung satu hingga tiga baterai tergantung ukuran wheelbase-nya. Untuk yang dilengkapi baterai tunggal memiliki kapasitas 41 kWh yang dapat menjelajah sejauh 80 km dengan sekali pengisian. Untuk yang dua baterai dapat menjangkau 140 km, sementara tiga baterai dapat menjelajah sejauh 200 km. Pelanggan eCanter di Jepang juga mendapatkan akses ke fungsi V2X yang memungkinkan energi dari baterai eCanter dimanfaatkan sebagai pemasok listrik ke rumah atau peralatan listrik lain dalam keadaan darurat.
Fitur PTO untuk berbagai pilihan bodi dan aplikasi
Model baru eCanter dilengkapi ePTO, Power Take-Off unit yang memungkinkan untuk aplikasi khusus bagi pelanggan yang ingin mengoperasikan eCanter mereka dengan tipper, derek belakang, atau bodi van.
Spesifikassi EV yang disempurnakan
eCanter 'next generation' juga hadir dengan sederet penyempurnaan. Mulai dari Regenerative Braking yang dapat dikendalikan dengan empat level untuk menghemat daya baterai, Battery Pre-Conditioning untuk memanaskan baterai melalui pengaturan timer selama pengisian daya AC, dan fitur Heater Cut Switch untuk menghemat konsumsi energi, serta The Energy-saving Heating function yang hanya menghangatkan bagian yang memerlukan, seperti kursi dan roda kemudi.
Fitur safety yang lebih canggih
The Next Generation eCanter dilengkapi fungsi keselamatan canggih untuk mendukung berkendara aman.
- Active Sideguard Assist 1.0 untuk pertama kali disematkan pada LDT Fuso mengurangi risiko kecelakaan saat berbelok dengan memantau titik buta di sisi truk. Bila perlu, fitur tersebut mengaktifkan sistem rem mitigasi tabrakan.
- Active Brake Assist 5, sistem pengereman darurat dengan pengenalan ruang dan deteksi pejalan kaki yang lebih baik.
- Active Attention Assist, berfungsi memperingatkan pengemudi melalui alarm saat lelah atau ngantuk, menggunakan berbagai sensor dan kamera pengenal wajah.
- Intelligent Headlight Control, yang secara otomatis mengatur lampu dekat dan lampu jauh, serta Traffic Sign Recognition, menampilkan rambu yang dikenali oleh kamera dengan menampilkannya di layar monitor.
- Fitur keselamatan lainnya termasuk Electric Parking Brake yang menjaga kestabilan gaya pengereman di tanjakan, dan Back Eye Camera System yang membantu pengemudi menghindari tabrakan saat mundur.
Konektivitas beragam fungsi EV
Solusi telematika MFTBC, Truckonnect menghadirkan fitur baru khusus EV. Fitur eRange, yang menampilkan sisa jarak tempuh, dan sisa kapasitas baterai EV, juga akan tersedia untuk dilacak di portal Truckonnect. Model baru ini akan kompatibel dengan fungsi Charging Management System, yang memungkinkan operator menyetel timer untuk mengisi baterai kendaraan saat biaya listrik paling rendah. (S-4)
Tiongkok menjadi negara pertama yang melarang desain handle pintu tersembunyi demi keamanan.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
Tim peneliti Swiss berhasil menciptakan baterai solid-state yang lebih aman dan tahan lama. Temukan bagaimana teknologi ini mencegah korsleting pada mobil listrik.
Asuransi ini menyasar kendaraan listrik sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).
Peralihan ke transportasi berbasis listrik memberi ruang lebih besar bagi pemerintah untuk mengendalikan tekanan fiskal, sekaligus mendukung agenda transisi energi.
Penjualan kendaraan elektrik di Indonesia pada 2025 melonjak pesat mencapai 175.144 unit, naik signifikan dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar 103.228 unit.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved