Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Teknologi Ski Gaya Bebas Olimpiade 2026: AI Judging dan Sensor Pintar

Media Indonesia
21/2/2026 11:55
Teknologi Ski Gaya Bebas Olimpiade 2026: AI Judging dan Sensor Pintar
Ilustrasi(olympics.com)

 

Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 menandai era baru dalam dunia olahraga musim dingin. Cabang Ski Gaya Bebas (Freestyle Skiing) yang berlangsung di Livigno, Italia, kini menjadi pusat perhatian bukan hanya karena aksi akrobatiknya, tetapi juga karena integrasi teknologi "Intelligent Olympics" yang mengubah cara atlet bertanding dan penonton menikmati kompetisi.

AI dan Computer Vision: Hakim Digital di Lereng Salju

Salah satu tantangan terbesar dalam Ski Gaya Bebas adalah penilaian yang sangat subjektif dan cepat. Pada edisi 2026, International Olympic Committee (IOC) mulai mengintegrasikan sistem AI Judging Support. Teknologi computer vision kini mampu mengukur tinggi lompatan, sudut lepas landas (take-off), dan jumlah rotasi secara presisi dalam hitungan milidetik.

Sistem ini bekerja sama dengan Real-Time 360° Replay yang didukung oleh Alibaba Cloud. Teknologi ini mampu menciptakan rekonstruksi visual tiga dimensi dari setiap trik atlet hanya dalam waktu 15 hingga 20 detik setelah mereka mendarat. Hal ini memberikan transparansi lebih bagi juri dalam menilai detail gerakan yang terlalu cepat untuk mata manusia.

Fakta Teknologi: Sistem AI di Milano Cortina 2026 mampu memisahkan objek atlet dari latar belakang salju yang putih pekat dengan akurasi 8K, memungkinkan analisis stroboskopik untuk membedah setiap fase gerakan udara.

Inovasi Peralatan: Skis dan Wearables Masa Depan

Performa atlet di lintasan Moguls dan Slopestyle sangat bergantung pada peralatan mereka. Tahun 2026 melihat munculnya generasi baru skis seperti Atomic Bent Decode yang dirancang dengan swing weight yang seimbang untuk memudahkan manuver di udara.

  • Smart Goggles: Atlet kini menggunakan goggle dengan teknologi Augmented Reality (AR) selama sesi latihan untuk melihat data kecepatan dan posisi GPS secara langsung di layar HUD (Heads-Up Display) mereka.
  • Sensor Snowcookie: Sistem tri-sensor yang dipasang pada dada dan skis untuk menangkap 105 titik data per detik, membantu atlet mengoptimalkan keseimbangan dan sudut edging saat mendarat.
  • Dual-BOA Boots: Sepatu ski dengan sistem pengencangan ganda yang memberikan presisi fit maksimal tanpa mengorbankan sirkulasi darah di suhu ekstrem.

Pengalaman Menonton: Drone FPV dan Olympic GPT

Bagi penonton di seluruh dunia, pengalaman menyaksikan Ski Gaya Bebas telah berubah total. Penggunaan 15 drone First-Person View (FPV) yang mampu melesat mengikuti atlet memberikan sudut pandang dinamis yang membuat penonton seolah-olah ikut meluncur di lintasan.

Teknologi Dampak bagi Penonton
Drone FPV Memberikan perspektif kecepatan tinggi yang imersif dan dramatis.
Olympic GPT Asisten AI multibahasa yang menjawab pertanyaan teknis tentang aturan dan skor secara real-time.
Spacetime Slices Visualisasi komposit yang menunjukkan setiap tahap gerakan atlet dalam satu frame gambar.

Kesimpulan

Integrasi teknologi di Olimpiade Musim Dingin 2026 membuktikan bahwa Ski Gaya Bebas telah melampaui batas fisik manusia. Dengan bantuan AI dan sensor canggih, olahraga ini menjadi lebih terukur, aman bagi atlet, dan jauh lebih menarik bagi audiens global. Milano Cortina 2026 benar-benar menjadi tolak ukur baru bagaimana teknologi dapat mengangkat derajat sebuah kompetisi olahraga ke level yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

People Also Ask (FAQ)

1. Di mana lokasi pertandingan Ski Gaya Bebas Olimpiade 2026?

Seluruh nomor Ski Gaya Bebas dan Snowboard diselenggarakan di Livigno, Italia, yang telah dipersiapkan dengan fasilitas kelas dunia di Livigno Snow Park dan Aerials & Moguls Park.

2. Apakah juri sepenuhnya digantikan oleh AI?

Tidak. AI berfungsi sebagai sistem pendukung untuk memberikan data objektif seperti derajat rotasi dan tinggi lompatan, namun keputusan akhir tetap berada di tangan panel juri manusia untuk menilai aspek estetika dan kreativitas.

3. Apa inovasi terbaru dalam nomor Moguls?

Pada edisi 2026, nomor Dual Moguls (balapan berdampingan) melakukan debut Olimpiadenya, memberikan tekanan lebih pada kecepatan dan teknik yang dipantau secara ketat oleh sensor garis finis laser terbaru.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya