Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Menanti Gebrakan Putri Kusuma Wardani di Malaysia Terbuka 2026

Basuki Eka Purnama
04/1/2026 11:53
Menanti Gebrakan Putri Kusuma Wardani di Malaysia Terbuka 2026
Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani(MI/RAMDANI)

AJANG Malaysia Terbuka 2026, yang akan berlangsung di Axiata Arena, 6-11 Januari mendatang, menjadi panggung pembuktian bagi tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani

Setelah melewati jeda antarmusim, turnamen level Super 1000 ini akan menjadi tolok ukur kesiapan fisik dan teknik Putri sebelum mengarungi kalender kompetisi 2026 yang padat.

Putri mengaku baru saja kembali ke intensitas latihan penuh setelah mendapatkan waktu istirahat pasca-World Tour Finals 2025. Fokus utamanya kali ini bukanlah target yang muluk-muluk, melainkan pengembalian kondisi fisik dan sentuhan permainan di lapangan.

"Pelatih memberi libur beberapa hari dan alhamdulillah sekarang sudah kembali fresh," ujar Putri dalam keterangan resmi melalui PP PBSI, Minggu (4/1).

Persiapan Intensif 10 Hari

Menghadapi persaingan ketat di Kuala Lumpur, Putri telah menjalani persiapan intensif selama kurang lebih 10 hari. Menariknya, porsi latihan kali ini lebih banyak menitikberatkan pada aspek fisik sebelum menyentuh latihan strategi.

"Fisik menjadi fokus dan latihannya diperberat. Dua hari terakhir baru lebih ke teknik," jelasnya.

Sebagai turnamen pembuka musim, Putri tidak menampik adanya rasa cemas saat harus kembali berkompetisi. Namun, ia berharap bisa menikmati setiap pertandingan untuk menemukan ritme terbaiknya. 

"Cukup deg-degan karena memulai lagi dari awal. Tapi ini turnamen pembuka, saya ingin bisa bermain enak," tambahnya.

Satu-satunya Tumpuan Tunggal Putri

Putri Kusuma Wardani akan memikul tanggung jawab besar sebagai satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri. Hal ini karena Gregoria Mariska Tunjung harus absen dari turnamen ini guna menjalani proses pemulihan kondisi vertigo melalui skema proteksi peringkat.

Indonesia sendiri membawa kekuatan yang cukup beragam di sektor lain. Di tunggal putra, Jonatan Christie dan pemain muda Alwi Farhan siap beraksi. 

Sementara di sektor ganda putra, perhatian tertuju pada duet Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta pasangan nonpelatnas yang tengah naik daun, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.

Dahaga akan gelar juara di Malaysia terbuka tentu dirasakan oleh skuad Merah Putih. Indonesia terakhir kali mencicipi podium tertinggi di turnamen ini pada edisi 2023 lewat pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. 

Dengan komposisi pemain yang ada, Malaysia Terbuka 2026 menjadi langkah awal yang krusial untuk membuka keran prestasi di tahun yang baru. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya