Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Putri KW Petik Hal Positif Usai Beri Perlawanan Sengit pada An Se-young

Basuki Eka Purnama
18/12/2025 06:13
Putri KW Petik Hal Positif Usai Beri Perlawanan Sengit pada An Se-young
Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani(X @INABadminton)

TUNGGAL putri bulu tangkis Indonesia Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan tunggal putri nomor satu dunia, An Se-young, pada laga pembuka Grup A BWF World Tour Finals 2025. 

Meski menelan kekalahan, Putri KW mengaku tetap puas dengan performa yang ditunjukkannya dalam pertandingan yang berlangsung di Hangzhou, Tiongkok, Rabu (17/12).

Putri KW dipaksa menyerah melalui pertarungan rubber game dengan skor 16-21, 21-8, dan 8-21. 

Meski gagal mencuri poin kemenangan di laga perdana, atlet berusia 23 tahun ini melihat adanya progres signifikan dalam pola permainannya saat menghadapi raksasa Korea Selatan tersebut.

"Secara keseluruhan saya cukup senang karena bisa bermain hingga rubber game melawan An Se-young. Sebelumnya di Australia (final Australia Terbuka 2025), saya kalah straight games," ujar Putri melalui keterangan resmi PBSI.

Dominasi Putri KW terlihat sangat menonjol pada gim kedua. Ia berhasil menyulitkan An Se-young dan merebut kemenangan telak 21-8. 

Namun, situasi berbalik pada gim penentuan. An Se-young kembali ke level permainan terbaiknya dengan meningkatkan tempo serangan yang sulit diantisipasi oleh Putri. Selain faktor teknis lawan, kondisi nonteknis di lapangan juga turut memengaruhi jalannya laga.

"An Se-young bermain lebih cepat sehingga bola-bola yang saya terima cukup menyulitkan. Kondisi lapangan dengan bola yang cukup berat dan angin juga berpengaruh, ada sisi menang dan kalah angin," tutur Putri menjelaskan kendala di gim ketiga.

Menatap Laga Krusial Kontra Akane Yamaguchi

Kekalahan ini menempatkan Putri KW di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A. Mengingat hanya dua pemain terbaik dari masing-masing grup yang berhak melaju ke semifinal, laga berikutnya menjadi harga mati bagi wakil Indonesia ini.

Pada Kamis (18/12), Putri dijadwalkan menghadapi unggulan Jepang, Akane Yamaguchi. Akane sendiri mengantongi modal positif setelah mengandaskan rekan senegaranya, Tomoka Miyazaki, dua gim langsung 21-14 dan 21-17. 

Menyadari reputasi Akane yang dikenal memiliki daya tahan luar biasa, Putri bertekad menjaga ketenangan mentalnya.

"Untuk pertandingan besok menghadapi Akane Yamaguchi, saya ingin lebih menjaga pikiran. Saya juga harus siap lelah karena Akane Yamaguchi adalah pemain yang sangat kuat dan tidak mudah dimatikan. Jadi mau tidak mau saya harus siap mengikuti pola permainannya terlebih dahulu," pungkas Putri.

Perjuangan Putri KW untuk menembus babak dua besar Grup A masih terbuka, namun tantangan besar menanti saat ia harus beradu strategi dengan Akane guna mengamankan tiket semifinal. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik