Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putri bulu tangkis Indonesia, Putri Kusuma Wardhani, memikul harapan besar di pundaknya dalam ajang Indonesia Masters kali ini. Sebagai satu-satunya wakil tuan rumah yang tersisa di sektor tunggal putri, pebulu tangkis yang akrab disapa Putri KW ini menyatakan optimismenya untuk bisa mempersembahkan gelar juara di hadapan publik sendiri.
Langkah Putri menuju podium tertinggi diawali dengan penampilan impresif di putaran pertama.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/1), Putri sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Putri ke putaran kedua, tetapi juga memicu motivasi lebih untuk melangkah jauh di turnamen ini. Kendati demikian, jawara Korea Masters 2024 ini enggan bersikap jemawa meski momentum sedang berpihak kepadanya.
“Kalau momentum ya pasti ada harapan untuk bisa juara di sini. Tapi kan itu semua dengan lawan-lawan yang sekarang yang ada, pastinya juga aku enggak boleh meremehkan,” ujar Putri KW dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Kewaspadaan Putri didasari pada peta persaingan tunggal putri dunia yang tetap kompetitif.
Meskipun sejumlah pemain unggulan, termasuk An Se-young, absen dari turnamen ini, Putri menilai persaingan tidak lantas menjadi mudah. Baginya, setiap pemain yang tampil memiliki potensi untuk memberikan kejutan.
“Setiap pertandingan itu enggak boleh meremehkan juga yang di bawah aku maupun yang setara dengan aku,” tegas pebulu tangkis yang kini menduduki peringkat tujuh dunia tersebut.
Mengenai jalannya pertandingan melawan Sung Shuo Yun, Putri mengaku cukup puas dengan performanya secara keseluruhan. Ia mampu menerapkan pola permainan yang diinginkan sejak awal laga, meski mengakui masih ada beberapa kendala teknis yang harus diperbaiki.
“Untuk keseluruhan hari ini, aku cukup puas dengan main, karena aku bisa mengeluarkan semua permainan dan di luar kerap salah sendiri tapi sudah puas,” ungkapnya.
Putri juga memberikan apresiasi terhadap gaya bermain Sung yang dinilainya mengalami peningkatan sejak pertemuan terakhir mereka di Australia Terbuka.
Menurut Putri, pemain Taiwan tersebut tampil dengan pertahanan yang sangat rapat dan disiplin sehingga sulit untuk ditembus.
“Hari ini menurutku dia bermain dengan sangat rapi. Dan tadi di gim pertama dan kedua aku masih banyak melakukan kesalahan sendiri,” pungkas Putri.
Kini, fokus Putri beralih ke babak selanjutnya. Sebagai tumpuan tunggal Indonesia di sektornya, konsistensi dan kemampuan meminimalisir kesalahan sendiri akan menjadi kunci bagi Putri KW untuk mewujudkan impian meraih gelar juara di Istora. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Ester tampil tenang dan dominan saat menghadapi tunggal ketiga Tailan, Pornoicha Choeikeewong untuk menang 21-13 dan 21-16 dan membawa Indonesia ke semifinal BATC 2026.
Tampil di partai pemungkas, Ester Nurumi memastikan dominasi Indonesia setelah mengalahkan Wong Yi lewat permainan dua gim langsung, 21-17 dan 21-14.
Cedera retak tulang kering pada kaki kanan yang dialaminya memaksa Ester Nurumi absen dari berbagai turnamen kompetitif sejak terakhir kali berlaga di Taipei Terbuka pada Mei 2025.
Di perempat final India Terbuka, Putri KW harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Putri kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 8-21.
Putri KW sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Line Kjaersfeldt dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved