Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

ATP Resmi Terapkan Aturan Cuaca Ekstrem Mulai Musim 2026

Basuki Eka Purnama
17/12/2025 17:15
ATP Resmi Terapkan Aturan Cuaca Ekstrem Mulai Musim 2026
Ilustrasi(AFP/JADE GAO)

ASOSIASI Tenis Profesional (ATP) akhirnya mengambil langkah tegas untuk melindungi kesehatan para atlet dari ancaman suhu panas yang kian ekstrem. 

Mulai musim 2026, ATP akan memperkenalkan aturan extreme heat rule yang memungkinkan pemain putra dalam pertandingan tunggal format best-of-three sets untuk mengambil jeda pendinginan selama 10 menit.

Langkah ini menyusul kebijakan serupa yang telah diterapkan oleh organisasi tenis wanita (WTA) sejak lebih dari 30 tahun lalu. 

Keputusan ATP ini muncul setelah gelombang protes dan insiden kesehatan yang dialami para pemain top dunia sepanjang musim 2024.

Kritik Pedas dari Lapangan

Salah satu pemicu utama sorotan publik terjadi pada gelaran Shanghai Masters, Oktober lalu. Dengan suhu mencapai 34 derajat Celsius dan kelembapan menyentuh 80%, banyak pemain bertumbangan. Holger Rune, pemain peringkat 15 dunia, bahkan harus mendapatkan perawatan medis di tengah laga.

Dalam kondisi kepanasan, Rune sempat melontarkan kalimat keras kepada ofisial pertandingan. "Apakah Anda ingin ada pemain yang mati di lapangan?"

Kondisi serupa terjadi di Wuhan Terbuka, ketika petenis Inggris Emma Raducanu terpaksa mundur karena pusing hebat. 

Sementara itu, Novak Djokovic mendeskripsikan suhu di Shanghai sebagai sesuatu yang "brutal", dan Jelena Ostapenko mengaku menderita heat stroke sebelum akhirnya memutuskan mundur dari pertandingan.

Mekanisme Pengukuran WBGT

Berbeda dengan pengukuran suhu biasa, aturan baru ini akan mengacu pada Wet Bulb Globe Temperature (WBGT). Indikator ini dinilai lebih akurat karena mengukur stres panas berdasarkan kombinasi suhu, kelembapan, kecepatan angin, sudut matahari, hingga tutupan awan.

Berdasarkan regulasi baru tersebut, terdapat dua ambang batas utama:

1. WBGT 30,1 derajat Celcius atau Lebih 

Jika angka ini tercapai di dua set pertama, pemain berhak meminta jeda 10 menit untuk mendinginkan tubuh. 

Di masa jeda ini, pemain diizinkan untuk mandi, berganti pakaian, rehidrasi, hingga menerima instruksi dari pelatih di bawah pengawasan staf medis ATP.

2. WBGT Melebihi 32,2 derajat Celcius 

Pertandingan akan dihentikan sementara (suspensi) demi keselamatan seluruh pihak di lapangan.

Perlindungan Menyeluruh

Dalam pernyataan resminya, ATP menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya memperkuat perlindungan bagi pemain yang bertanding di kondisi ekstrem.

"Aturan panas yang baru ini menyediakan pendekatan yang terstruktur dan didukung secara medis untuk mengelola panas ekstrem. Tujuannya adalah menjaga kesehatan pemain, sekaligus memperbaiki kondisi bagi penonton, ofisial, pemungut bola, dan staf turnamen," tulis pernyataan tersebut.

Meskipun WTA telah memiliki aturan ini sejak 1992, adopsi oleh ATP pada 2026 diharapkan dapat memberikan standar keselamatan yang lebih setara dan manusiawi di seluruh turnamen tenis profesional dunia. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya