Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
JONATAN Christie terus mematangkan persiapan menuju BWF World Tour Finals 2025 yang akan berlangsung di Hangzhou, Tiongkok, pada 17–21 Desember mendatang.
Jonatan menegaskan fokus utamanya kini tertuju pada kesiapan menghadapi persaingan ketat di turnamen penutup musim tersebut.
“Fokusnya juga sudah masuk untuk ke World Tour Final. Jadi memang preparasinya mungkin sejauh ini sudah ada di 75 persen,” ujar Jojo, sapaan akrabnya, kepada pewarta, Kamis (4/12).
Jojo mengakui tantangan terbesar saat ini terletak pada penyesuaian nonteknis yang kerap muncul sejak berstatus sebagai pemain profesional.
“Mungkin lebih dari segi non teknis yang kita belum pernah hadapin, yang belum pernah saya hadapin selama berkarir di luar,” ucapnya.
Terkait peta persaingan, Jojo menilai seluruh peserta memiliki kualitas merata. Ia juga menegaskan status unggulan tidak lagi menjadi tolok ukur di World Tour Finals.
“Unggulan nggak jadi patokan lah di sini. Cuma siapapun bisa menang, siapapun bisa kalah,” tegasnya.
Jojo memastikan dirinya akan tampil total demi hasil terbaik. “Targetnya pasti pengen juara lah. Masa mau kalah mau menang? Nggak mungkin lah. Cuma ya kita usaha lah,” tuturnya.
BWF World Tour Finals 2025 mempertemukan delapan pemain terbaik berdasarkan akumulasi poin sepanjang musim. Jojo menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra.
Ia akan bersaing dengan Kunlavut Vitidsarn (Thailand), Li Shifeng dan Shi Yuqi (Tiongkok), Chou Tien-chen (Taiwan), Anders Antonsen (Denmark), Cristo Popov (Prancis), dan Kodai Naraoka (Jepang). (I-3)
Persaingan di World Tour Finals sangat ketat karena diikuti delapan pasangan terbaik dunia.
Jonatan Christie akan berhadapan dengan wakil Prancis, Christo Popov, di laga BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou Olympic Sports Expo Center, Jumat (19/12).
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
Jafar/Felisha dipaksa menyerah dua gim langsung, 18-21 dan 16-21 dari pasangan Tiongkok Tiongkok, Feng Zhe/Huang Ping.
Tunggal putri bulu tangkis Indonesia Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan tunggal putri nomor satu dunia, An Se-young, pada laga pembuka Grup A BWF World Tour Finals 2025.
Bertanding di Hangzhou, Tiongkok, Rabu (17/12), pemain yang akrab disapa Jojo itu harus menyerah dua gim langsung 10-21 dan 14-21 dari wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
INDONESIA Masters 2026 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 20-25 Januari.
Di perempat final India Terbuka, Putri KW harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Putri kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 8-21.
Putri KW sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Line Kjaersfeldt dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Anthony Sinisuka Ginting akan kembali tampil setelah absen lama karena cedera dan fokus ke urusan keluarga.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Meski berhasil menumbangkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, Jonatan Christie sempat menyinggung adanya dugaan pelanggaran fair play terkait kondisi shuttlecock di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved