Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Alcaraz dan Zverev Awali ATP Finals dengan Kemenangan Meyakinkan

Khoerun Nadif Rahmat
10/11/2025 07:29
Alcaraz dan Zverev Awali ATP Finals dengan Kemenangan Meyakinkan
Carlos Alcaraz(Dok ATP)

Carlos Alcaraz dan Alexander Zverev sama-sama memetik kemenangan pada laga pembuka fase grup ATP Finals 2025 yang digelar di Inalpi Arena, Turin, Minggu (9/11).

Unggulan teratas asal Spanyol itu mengawali perburuan gelar ATP Finals pertamanya dengan mengalahkan petenis Australia Alex de Minaur 7-6(5), 6-2. Di laga lain, juara dua kali Alexander Zverev menundukkan debutan Ben Shelton 6-3, 7-6(6).

Alcaraz yang sebelumnya selalu kalah pada laga pembuka di dua edisi terakhir, kali ini tampil lebih agresif meski sempat kehilangan kendali di awal set pertama. 

De Minaur mampu bangkit dari ketertinggalan 1-4 dan menyamakan kedudukan hingga memaksakan tiebreak. Namun, Alcaraz memenangi set pertama dan kemudian mendominasi set kedua tanpa memberi peluang bagi lawannya untuk melakukan perlawanan berarti.

“Itu pertandingan yang sangat sulit,” ujar Alcaraz dikutip dari CNA.

“Di permukaan ini, Alex bisa memanfaatkan kecepatan bola dengan sangat baik. Dia sangat cepat dan sulit dihadapi saat mengembalikan bola. Saya sangat senang bisa melewati tantangan yang sulit ini.”

Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi Alcaraz yang tengah berupaya menutup musim sebagai petenis nomor satu dunia untuk kali kedua. Ia minimal harus mencapai final dengan satu kemenangan di fase grup, atau memenangi seluruh pertandingan penyisihan.

“Saya benar-benar senang dengan level permainan saya hari ini. Laga pertama selalu sulit,” katanya.

Alcaraz selanjutnya akan menghadapi petenis Italia Lorenzo Musetti dan wakil Amerika Serikat Taylor Fritz di Grup Jimmy Connors. Musetti menggantikan Novak Djokovic yang mundur karena cedera beberapa jam setelah menumbangkan Musetti dalam turnamen di Athena.

“Jujur saja, saya lebih memilih bertemu Lorenzo. Saya tidak akan berbohong,” ujar Alcaraz sambil tersenyum. 

“Kalau dia ada di sini, berarti dia pantas karena penampilannya sepanjang tahun ini luar biasa. Mari kita lihat bagaimana dia beradaptasi karena dia datang dari Athena dan belum sempat mencoba lapangan di sini.”

Alcaraz mengaku lega karena terhindar dari kemungkinan bertemu Djokovic, yang sudah tujuh kali menjuarai ATP Finals. 

“Seseorang seperti Novak di grup selalu menjadi tantangan berat. Pengalaman dan level permainannya di lapangan indoor sangat bagus. Saya pernah kalah darinya pada 2023, dan saat itu saya bermain bagus. Tapi dia tetap menghancurkan saya,” ungkapnya.

Sementara itu, di Grup Bjorn Borg, Zverev memetik kemenangan atas Shelton dalam dua set langsung. Shelton yang tampil perdana di ATP Finals sempat unggul 6-3 pada tiebreak set kedua dan berpeluang memaksakan set ketiga. Namun, Zverev bangkit dengan tiga kali break berturut-turut untuk menutup laga dengan kemenangan.

Pada set pertama, Zverev mendominasi lewat servis kerasnya dan merebut dua break hanya dalam waktu 28 menit. Shelton sempat menyelamatkan dua break point di awal set kedua, namun tidak mampu mempertahankan keunggulan saat unggul 4-0 di tiebreak.

Turnamen penutup musim ini memperebutkan total hadiah terbesar dalam sejarah ATP Finals senilai 15,5 juta dolar AS, serta maksimal 1.500 poin peringkat. Final dijadwalkan berlangsung pada 16 November mendatang di Turin.

Musetti, yang menggantikan Djokovic, menilai keputusan mundurnya petenis Serbia itu bukan hal aneh. 

“Menurut saya Novak sepenuhnya mengikuti aturan ATP dan turnamen. Hal yang sedikit aneh mungkin adalah keputusannya bermain di minggu sebelum Masters, padahal dia sudah lolos. Setelah pertandingan, dia mengatakan kepada saya di net bahwa dia tidak akan datang. Kami justru tertawa soal itu,” kata Musetti.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya