Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LEGENDA bulu tangkis Indonesia Liem Swie King menilai latihan yang dijalani atlet bulu tangkis tanah air saat ini tidak sekeras era 1970-1980-an, sehingga berdampak pada daya tahan fisik mereka ketika bertanding di level dunia.
Menurut King, banyak pemain sekarang kehabisan tenaga ketika harus bermain hingga rubber game. Hal ini menunjukkan program latihan fisik mereka tidak seintensif generasi sebelumnya.
"Latihannya kurang keras ya. Saya sekarang dengar kalau rubber set, pemain Djarum atau pemain nasional kita juga banyak habis fisiknya.
Itu artinya kurang keras latihannya," kata King di GOR Djarum Kudus, Minggu (21/9).
Ia membandingkan dengan metode latihan yang dijalani semasa muda. Saat itu, menu latihan fisik sangat berat, termasuk lari jarak jauh secara rutin.
"Dulu saya seminggu sekali itu lari 25 kilo kok. Terus dites 12 menit itu berapa puter stadion ya. Dulu delapan setengah puter, sekarang
saya rasa nggak ada yang bisa segitu," ucap King.
Peraih tiga gelar All England tersebut juga menyoroti mental disiplin atlet masa kini.
Menurutnya, banyak pemain yang kurang motivasi dan sering mengurangi porsi latihan yang diberikan pelatih.
"Pokoknya jangan takut capek, jangan takut menyerah. Banyak pemain sekarang dikasih program sekian kilo, ada yang nyuri-nyuri. Ya jangan
begitu, soalnya kita latihan buat kita sendiri," kata King.
Meski mengakui skill atlet junior saat ini lebih baik dibanding generasi sebelumnya, King tetap heran mengapa prestasi di level senior saat ini belum menonjol.
Ia menilai pemain usia dini di Indonesia justru sudah menunjukkan teknik luar biasa, bahkan melampaui kualitas dirinya ketika masih remaja.
"Aduh, gila pemain umur 15-an kok sebagus ini. Padahal, saya sendiri dulu nggak sebagus ini gitu lho. Sekarang menurut saya sudah bagus
banget. Cuma pertanyaannya, kenapa dewasanya nggak bisa muncul jadi juara dunia? Itu, saya selalu tanya. Saya sendiri belum dapat jawaban yang tepat," jelasnya.
Ia menyebut ada perdebatan di kalangan pelatih mengenai apakah latihan keras sejak usia sangat muda baik untuk perkembangan atlet. Sebagian berpendapat latihan berat sejak U-13 dan U-15 bisa merusak, namun King justru melihatnya sebagai hal positif.
"Kalau menurut saya, harusnya hasilnya akan lebih baik dengan mereka start lebih dini," katanya.
Menurutnya, dengan latihan yang lebih keras dan disiplin yang tinggi, kualitas luar biasa yang dimiliki atlet junior Indonesia saat ini akan mampu diterjemahkan menjadi prestasi di level dunia. (Ant/Z-1)
INDONESIA Masters 2026 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 20-25 Januari.
Di perempat final India Terbuka, Putri KW harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Putri kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 8-21.
Putri KW sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Line Kjaersfeldt dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Anthony Sinisuka Ginting akan kembali tampil setelah absen lama karena cedera dan fokus ke urusan keluarga.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Meski berhasil menumbangkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, Jonatan Christie sempat menyinggung adanya dugaan pelanggaran fair play terkait kondisi shuttlecock di lapangan.
Penderita diabetes bisa melakukan latihan aerobik setidaknya lima kali seminggu serta latihan otot atau latihan ketahanan dua atau tiga kali sepekan.
Dari sisi kesehatan, segala gerakan Ling Tien Kung akan menghasilkan panas, atau bahasa kedokterannya adalah vasodilatasi.
Bukan rahasia lagi bahwa aktivitas fisik sangat penting untuk menua dengan baik. Namun, ini tidak berarti Anda harus bergabung dengan gym untuk menikmati efek peningkatan umur
Rencana latihan di luar negeri juga bertujuan untuk mengasah kemampuan tim.
Para penggawa MLSC di ajang ini merupakan bibit-bibit terbaik yang berhasil dikurasi melalui kompetisi usia dini tersebut sepanjang 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved