Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia Janice Tjen meraih kemenangan dominan untuk mencapai perempat final tunggal WTA 250 Sao Paulo di Brasil, Kamis (11/9) WIB.
Bertanding di putaran kedua, Janice menundukkan petenis Slovakia Martina Okalova dengan hanya kehilangan satu gim 6-1 dan 6-0.
Dalam pertandingan yang berlangsung selama 52 menit itu, Janice mencatatkan dua ace dan sukses mengonversi enam dari 12 break point. Sementara, lawannya melakukan lima kesalahan ganda tanpa mencetak ace dan break point.
Kemenangan tersebut untuk sementara mengangkat peringkat Janice ke posisi ke-123 WTA. Selanjutnya, pada perempat final, Janice akan bertemu pemenang antara unggulan tiga asal Filipina Alexandra Eala atau petenis Argentina Julia Riera.
Saat ini, Janice tercatat berada di peringkat 130 dunia, tertinggi dalam karirnya.
Janice juga turun di sektor ganda berpasangan dengan petenis Amerika Serikat (AS) Anna Sinclair Rogers. Setelah melewati babak pertama, Janice/Anna bertemu unggulan keempat Yvonne Reimers/Alicia Linanq.
Janice melanjutkan tren positif yang ia bawa setelah AS Terbuka. Ia tampil gemilang dengan straight set dalam tiga pertandingan babak kualifikasi sebelum lolos ke babak utama.
Petenis kelahiran Jakarta itu kemudian sukses menundukkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova. Namun, ia terhenti pada babak kedua setelah kalah dari Emma Raducanu.
Meski begitu, Janice sukses mencatatkan sejarah dengan mengakhiri penantian panjang Indonesia akan kehadiran petenis tunggal putri di Grand Slam, setelah terakhir kali diwakili oleh Angelique Widjaja pada AS Terbuka 2004.
Petenis berusia 23 tahun itu melangkah ke AS Terbuka dengan berada di peringkat ke-147 WTA, tertinggi dalam kariernya. Keberhasilan itu didapatkannya setelah menjadi runner-up dalam ITF W75 Lexington dan ITF W100 Landisville di Pennsylvania dua pekan beruntun pada awal Agustus.
Janice lolos ke babak kualifikasi US Open 2025 setelah masuk di peringkat Top 200 WTA. Kesuksesan itu dia raih berkat performa apiknya hingga dinobatkan sebagai ITF Player of the Month dua bulan berturut-turut pada Mei dan Juni, termasuk kemenangan 42 set tak terkalahkan. (Ant/Z-1)
Aryna Sabalenka menunjukkan konsistensi yang luar biasa, tampil di sembilan final, juga yang terbanyak di tur, termasuk menjadi runner-up di dua Grand Slam.
Janice diharapkan apat melampaui torehan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki.
Kesuksesan tersebut juga menjadikan Janice Tjen petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi kedua dalam sejarah setelah mantan petenis peringkat 19 Yayuk Basuki.
Setelah liburan, Aldila Sutjiadi akan kembali ke lapangan untuk persiapan menghadapi SEA Games 2025 Thailand, dan melakukan latihan untuk tur WTA musim 2026.
Petenis Indonesia Janice Tjen sukses meraih gelar juara ganda WTA 250 Guangzhou Open 2025 bersama Katarzyna Piter asal Polandia.
Janice Tjen menjadi juara di Jinan Terbuka sehingga peringkat WTA-nya melesat 18 strip ke posisi 80 dunia.
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved