Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor satu dunia, Jannik Sinner, tampil impresif saat memastikan langkah ke babak ketiga Wimbledon 2025. Ia mengalahkan wakil Australia, Aleksandar Vukic, dengan skor telak 6-1, 6-1, 6-3.
Di tengah bergugurannya sejumlah unggulan, termasuk unggulan ketiga Alexander Zverev dan peringkat empat dunia Jack Draper, Sinner justru menunjukkan performa konsisten tanpa cela. Dalam dua laga awalnya di All England Club, petenis Italia berusia 23 tahun itu hanya kehilangan total 12 gim, termasuk saat menyingkirkan Luca Nardi di putaran pertama.
Meski tampil dominan, Sinner sempat menghadapi sedikit tekanan di gim penutup ketika harus menuntaskan pertandingan pada kesempatan match point keenam. Ia juga harus menyelamatkan satu break point dengan pukulan forehand silang yang memukau penonton.
“Saya menikmatinya karena saya berhasil memenangkan poin itu! Kalau tidak, entahlah,” ujar Sinner dikutip dari AFP.
“Pertandingan bisa berubah sangat cepat. Kalau dia break saya di situ, mungkin pertandingan berjalan lebih panjang.”
Sinner mengakui bahwa ia cukup beruntung dalam momen krusial tersebut. “Saya beruntung dengan pukulan itu. Jadi terima kasih untuk raket saya yang entah bagaimana membuat bola tetap masuk. Saya senang bisa menang dalam straight set,” ujarnya.
Setelah kegagalan pahit di final Roland Garros bulan lalu, di mana ia kalah setelah unggul dua set dan gagal menutup pertandingan dari Carlos Alcaraz, Sinner kini bertekad menebus kegagalan itu di lapangan rumput London. Dalam empat partisipasi sebelumnya di Wimbledon, pencapaian terbaiknya hanyalah semifinal.
Namun, dengan penampilan solid sejauh ini, Sinner kembali difavoritkan melaju jauh. Ia bahkan berpeluang menghadapi Alcaraz di partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli mendatang.
Sebelum itu, Sinner harus lebih dulu melewati babak ketiga, di mana ia akan berhadapan dengan petenis Spanyol Pedro Martinez pada Sabtu (6/7) waktu setempat. (Ndf/I-1)
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner melaju ke final ATP Finals 2025 usai menang meyakinkan di semifinal Turin.
IGA Swiatek menyemai asa untuk meraih gelar pertama di Wimbledon edisi 2025. Petenis Polandia itu berharap bisa merengkuh trofi perdana di turnamen grand slam rumput.
Novak Djokovic mengakui bahwa kondisi fisik yang kurang prima menjadi salah satu faktor utama kekalahannya dari Jannik Sinner di semifinal Wimbledon 2025.
Petenis unggulan nomor 1 dunia, Jannik Sinner, berhasil mencatatkan kemenangan gemilang atas Novak Djokovic dalam babak semifinal Wimbledon 2025.
Novak Djokovic mencatat tonggak sejarah dengan kemenangan ke-100-nya di Wimbledon
PETENIS peringkat satu dunia, Jannik Sinner, mencatatkan sejarah di Wimbledon 2025 setelah hanya kehilangan 17 gim dalam tiga laga awal.
TURNAMEN Wimbledon untuk pertama kali dalam 148 tahun sejarahnya memberikan kelonggaran terhadap aturan berpakaian serbaputih yang selama ini dijunjung ketat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved