Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Petenis unggulan nomor 1 dunia, Jannik Sinner, berhasil mencatatkan kemenangan gemilang atas Novak Djokovic dalam babak semifinal Wimbledon 2025. Sinner menundukkan Djokovic dalam pertandingan straight sets dengan skor meyakinkan 6‑3, 6‑3, 6‑4 di Centre Court, Jumat (11/7) waktu setempat.
Pada laga yang berlangsung kurang dari dua jam itu, Sinner tampil dominan. Ia mematahkan servis Djokovic lima kali, menguasai baseline, dan menahan perlawanan sang juara tujuh kali Wimbledon, yang tampak terhambat oleh masalah fisik. Pada akhir pertandingan, petenis asal Serbia itu mengakui kondisi bentuk fisiknya tidak sekuat dulu.
“Faktor fisik yang menghambat saya. Kamu sudah di sana, ingin bertanding, tapi badan tak mendukung,” ujar Djokovic.
Kendati demikian, juara Grand Slam ke-24 itu bertekad untuk kembali ke Wimbledon di kemudian hari
Kemenangan tersebut mengantar Sinner ke partai final untuk pertama kalinya di Wimbledon. Ia akan bertemu rivalnya, Carlos Alcaraz, dalam duel ulang dari final French Open beberapa pekan lalu. Alcaraz melaju ke final Wimbledon setelah menyingkirkan Taylor Fritz dalam pertandingan empat set
Final antara Sinner dan Alcaraz diprediksi bakal menjadi penutup musim Wimbledon yang seru, menampilkan dua generasi muda terbaik dunia tenis saat ini. (E-3)
CARLOS Alcaraz menegaskan, rivalitas sengitnya dengan Jannik Sinner akan menjadi dorongan baginya untuk mencapai level yang lebih tinggi.
Novak Djokovic mengakui bahwa kondisi fisik yang kurang prima menjadi salah satu faktor utama kekalahannya dari Jannik Sinner di semifinal Wimbledon 2025.
Jannik Sinner melenggang ke babak kedua setelah lawannya, Hugo Gaston, memutuskan mundur di tengah pertandingan yang berlangsung di Rod Laver Arena, Selasa (20/1).
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved