Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) sekaligus Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat menginginkan tim bulu tangkis Indonesia bawa pulang Piala Sudirman.
Taufik menyatakan, Piala Sudirman bukanlah sekadar turnamen bulu tangkis internasional BWF. Turnamen itu, merupakan tempat untuk membuktikan bahwa Indonesia masih dan akan selalu menjadi kekuatan utama dalam kejuaraan bulu tangkis dunia.
“Nama-nama besar telah mengukir sejarah di ajang ini. Kini giliran atlet yang sekarang dikirim, untuk bisa lebih baik dan menorehkan tinta emas, membawa kembali Piala Sudirman ke Indonesia,” kata Taufik dalam keterangannya.
Taufik menyebutkan Piala Sudirman punya ikatan emosional tersendiri bagi Indonesia. Pasalnya, nama Piala Sudirman berasal dari tokoh bulu tangkis Indonesia, Dick Sudirman.
Indonesia menjadi negara yang paling pertama memenangkan kejuaraan ini. Oleh karena itu, Taufik menginginkan Tim Indonesia mampu membawa pulang Piala Sudirman.
“Kita yang pertama mendapat Piala Sudirman. Dari tahun 1989, sampai sekarang belum kembali lagi,” tutur Taufik.
Dengan tim yang sekarang, Taufik meyakini Tim Indonesia bisa berbicara banyak pada ajang Piala Sudirman. Hal ini mengingat Pemerintah melalui Kemenpora serta PBSI telah menyiapkan semua fasilitas yang diperlukan para atlet untuk bisa berprestasi.
“Insyaallah dengan kekuatan yang sekarang, kita bisa memberikan yang terbaik untuk bulu tangkis indonesia. Terutama untuk bangsa dan negara ini,” kata Taufik.
Taufik pun berpesan kepada para pebulu tangkis senior yang ada dalam tim untuk lebih membimbing para pemain junior. Para pemain juga diingatkan bahwa turnamen ini bersifat beregu, sehingga kerja sama dan kekompakan tim harus dijaga sebaik mungkin.
“Ini tim, kerja tim, bukan perorangan. Karena nanti siapapun yang main, itulah tim. Menang menang semua, kalah kalah semua,” beber Taufik.
Dalam Sudirman Cup 2025 ini sendiri Indonesia mengirim 12 pebulu tangkis putra dan 8 pebulu tangkis putri, beserta para pelatih dan ofisial. Mereka akan berangkat ke Xiamen, Tiongkok, yang menjadi tuan rumah Piala Sudirman 2025, yang digelar 27 April sampai 4 Mei 2025. (Ndf)
OPTIMISME membumbung di kubu PBSI seiring dengan performa menjanjikan para pemain muda dalam turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026.
AJANG lari MILO Activ Indonesia Race (MAIR) 2025 Jakarta International 10K akan berlangsung di Jakarta pada 7 Desember.
Pemerintah berharap Kejuaraan Dunia menjadi momentum bagi para pesenam nasional untuk meningkatkan prestasi.
Wamenpora Taufik Hidayat menegaskan seluruh program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus berlanjut meski terjadi pergantian menteri atau reshuffle
Pengamat politik dari Citra Institute Efriza menilai Menpora akan tetap menjadi jatah Golkar, meski dapat pula terjadi kejutan.
Keluarga, sekolah, kampus, komunitas, hingga kantor mesti menjadi pusat gerakan olahraga.
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved