Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Marc Marquez telah mengidentifikasi empat pembalap yang menurutnya bisa menjadi kandidat juara dunia MotoGP 2025.
“Tentu saja, kami akan mencoba memperebutkannya, tetapi saya tahu bahwa saya memiliki rekan setim yang sangat kuat (Francesco Bagnaia), saya memiliki teman serumah yang sangat kuat. Saudara saya Alex (Marquez) yang sangat cepat selama pramusim," kata Marquez dikutip dari Crash, Selasa (18/2).
“Akan ada lawan yang berbeda seperti (Pedro) Acosta, kita akan lihat bagaimana (Jorge) Martin bisa bersama Aprilia, jangan lupakan Martin, dia pembalap yang sangat bagus dan (Marco) Bezzecchi menunjukkan bahwa Aprilia bekerja dengan baik."
Meski enggan menempatkan dirinya sebagai favorit untuk meraih gelar, simulasi balapan Marquez pada sesi simulasi di Thailand pada pekan lalu adalah bukti jelas bahwa ia akan menjadi pembalap yang harus dikalahkan.
"Namun simulasi balapan itu adalah salah satu poin terpenting karena saya berpikir untuk menguji kondisi fisik saya, untuk mencoba juga motor baru ini, 2024, dalam simulasi balapan," ujarnya.
Pada akhirnya, ini merupakan pramusim yang kuat bagi Ducati dan khususnya bagi Marquez. Mereka merasa belum puas dan terus memperbaiki sisi teknis.
"Jadi, yang terpenting juga adalah aspek teknis, sudah cukup jelas apa yang kami butuhkan, tetapi masih ada beberapa hal baru yang perlu saya pahami dengan baik. Namun, saya senang dan sekarang tidak sabar untuk memulai musim ini," pungkasnya. (I-3)
Marco Bezzecchi meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP 2026 di GP Thailand. Marc Marquez gagal finis, sementara Pedro Acosta dan Raul Fernandez melengkapi podium.
Francesco Bagnaia mengaku proses adaptasinya dengan motor terbaru, Desmosedici GP26, berjalan sangat mulus dan memberikan sinyal positif bagi tim Ducati Lenovo.
Francesco Bagnaia mengaku lebih nyaman dengan DNA baru Ducati GP26 dibanding GP25. Simak hasil tes pramusim Buriram dan persiapan Pecco hadapi MotoGP 2026.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Masa depan pembalap Marc Marquez bersama Ducati mulai menemui titik terang setelah sang juara bertahan menyatakan telah menyepakati sebagian besar poin dalam kontrak barunya.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved