Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM bulu tangkis Indonesia melakukan perubahan strategi di final Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Campuran Asia (BAMTC) 2025 melawan Tiongkok setelah Dejan Ferdinansyah harus menepi karena cedera.
Dalam laga yang bergulir di Conson Gymnasium, Qingdao, Tiongkok, Minggu, tim Merah Putih menduetkan Rinov Rivaldy dan Siti Fadia Silva Ramadhanti pada laga pertama ganda campuran.
Pelatih kepala ganda campuran Rionny Mainaky mengatakan keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi Dejan yang mengalami masalah pada lutut kanannya.
"Dejan mengalami sakit di lutut kanan yang cukup mengganggu pergerakannya. Setelah diskusi dengan tim pelatih dan pemain, kami memutuskan untuk menurunkan Rinov berpasangan dengan Fadia di final," ujar Rionny dalam keterangannya, Minggu.
Tidak hanya itu, Rionny juga mengungkapkan alasan tidak memasangkan Rinov dengan pasangan biasanya, Lisa Ayu Kusumawati.
"Fadia sudah lebih sering turun bertanding dan memahami kondisi lapangan. Ini menjadi pertimbangan penting. Selain itu, mereka juga menyatakan kesiapan untuk tampil," ujarnya menambahkan.
Partai pertama akan dibuka oleh Rinov/Fadia menghadapi pasangan Tiongkok Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying. Laga ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mendapatkan poin awal.
Setelahnya, Alwi Farhan akan kembali dipercaya di sektor tunggal putra melawan Hu Zhe An.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani siap bertarung di sektor tunggal putri menghadapi Xu Wen Jing. Di sektor ganda putra, pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin bakal menghadapi Chen Xu Jun/Huang dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.
Jika pertandingan harus ditentukan hingga partai kelima, Siti Fadia akan kembali turun ke lapangan, kali ini di nomor ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari. Mereka akan menghadapi Chen Qing Chen/Keng Shu Liang untuk perebutan gelar juara.
(Ant/I-3)
LANGKAH unggulan keempat tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, masih belum terbendung pada babak pertama All England 2026.
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari terhenti di babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2025 setelah menyerah 14-21 dan 16-21 kepada pasangan Hong Kong Tang Chung Man/Tse Ying Suet.
Meski berperingkat ke-35 dunia, Rinov/Pitha tetap mendapatkan undangan untuk tampil di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025.
Adnan/Indah mengakhiri perlawanan Rinov/Pitha dalam drama rubber game yang berlangsung 54 menit, 20-22, 21-18, dan 21-10 di Makau Terbuka.
Tim Merah Putih memastikan lolos pada partai keempat yang memainkan sektor ganda putri.
PBSI telah memberikan rekaman video kepada BWF dan meminta keputusan kontroversial tersebut diusut.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, di perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, Rinov/Pitha takluk dua gim langsung 4-21 dan 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved