Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP McLaren Lando Norris memenangi seri penutup Formula 1 musim 2024 di Abu Dhabi sekaligus mengantarkan timnya meraih titel konstruktor. Hasil positif sepanjang tahun ini membuat Norris memupuk ambisi untuk juara musim depan.
Seri Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Minggu (8/12) menjadi milik Norris setelah sukses finis posisi pertama di depan dua Ferrari Carlos Sainz dan Charles Leclerc.
McLaren keluar sebagai pemenang gelar konstruktor mengakhiri dahaga selama 26 tahun. Pasalnya, tim yang bermarkas di Woking, Inggris, itu baru kali ini lagi menyabet titel konstruktor sejak terakhir kali edisi 1998.
"Rasanya luar biasa. Bukan untuk diri saya sendiri tetapi untuk seluruh tim. Mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dari tempat kami berada di awal. Saya sangat bangga dengan semua," kata Lando Norris dilansir laman F1.
"Ini adalah perjalanan yang indah. Mengakhiri musim seperti ini adalah hal yang sempurna. Bagi kami untuk memenangkan Kejuaraan Konstruktor setelah 26 tahun adalah hal yang sangat istimewa," imbuh pembalap berkebangsaan Inggris itu.
McLaren memenangi gelar dengan selisih 14 poin dari Ferrari di peringkat dua. McLaren mengakhiri musim dengan 666 poin sedangkan Ferrari dengan 652. Red Bull di posisi tiga dengan 589 poin sedangkan Mercedes finis keempat dengan 468 poin dan Aston Martin di peringkat kelima dengan 94 poin.
Lando Norris menang di Abu Dhabi dengan keunggulan 5,832 detik dari duo Ferrari Carlos Sainz dan Leclerc sekaligus mengakhiri harapan tim Italia tersebut untuk meraih gelar pertama sejak 2008.
Norris tak memungkiri ada keyakinan besar untuk kejuaraan musim 2025 dalam benaknya. Dia bertekad untuk mengejar gelar juara pembalap.
"Ini adalah tujuan saya, tujuan kami sebagai sebuah tim. Kami ingin memenangi konstruktor dan pembalap tahun depan. Saya membuat kesalahan tahun ini tetapi saya belajar banyak dari Max (Verstappen) dan pesaing saya," ucapnya.
"Saya gembira sekarang tetapi saya juga sudah bersemangat untuk memulai musim depan," imbuh Norris.
Musim ini Norris mengemas empat kemenangan dan 13.kali naik podium. Pada klasemen pembalap, dia finis sebagai runner up (374 poin) di bawah Verstappen (437 poin) yang mempertahankan gelar tahun ini. (Z-6)
Analisis peluang pembalap di F1 GP Australia 2026. Charles Leclerc dan George Russell jadi unggulan di tengah regulasi teknis baru Melbourne.
Prediksi lengkap F1 GP Australia 2026. Ferrari difavoritkan juara, sementara Red Bull Ford hadapi tantangan reliabilitas mesin baru. Cek di sini!
F1 2026 dimulai! Ferrari pimpin persaingan di GP Australia sementara Aston Martin hadapi krisis kesehatan pembalap. Cek update lengkapnya di sini.
Analisis mendalam performa mesin listrik F1 2026 di GP Australia. Mengapa efisiensi MGU-K jadi kunci kemenangan di Melbourne? Cek selengkapnya.
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Penyelenggaraan balapan Formula 1 (F1) di kawasan Timur Tengah terancam batal akibat perang AS-Israel vs Iran yang mulai berdampak luas pada agenda olahraga otomotif dunia.
Pembalap Ferrari Charles Leclerc resmi menikah dengan model Alexandra Saint-Mleux di Monaco dalam upacara privat yang dihadiri keluarga dan sahabat terdekat.
Penyelenggaraan balapan Formula 1 (F1) di kawasan Timur Tengah terancam batal akibat perang AS-Israel vs Iran yang mulai berdampak luas pada agenda olahraga otomotif dunia.
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Di Mercedes, Theo Pourchaire akan bekerja dalam ekosistem yang kompetitif bersama George Russell dan Kimi Antonelli.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
BALAPAN Formula 1 (F1) musim 2026 diprediksi akan menghadirkan drama dan kekacauan menyusul penerapan regulasi teknis serta mesin yang drastis. Ini kata Charles Leclerc.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved