Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto segera mengalihkan fokus ke BWF World Tour Finals (WTF) 2024 setelah terhenti di babak 16 besar Tiongkok Masters 2024, Kamis (21/11).
"Setelah ini, kurang lebih dua minggu, ada persiapan ke turnamen penutup, World Tour Finals. Kami ingin menyiapkan dengan baik dan yang
terpenting menjaga kesehatan. Saya sempat sakit sebelum menjalani dua turnamen ini dan terasa sekali belum 100% (kondisi) badannya," kata Fajar, dikutip dari keterangan PP PBSI, Kamis (21/11).
"Semoga kami bisa meraih hasil yang terbaik (di World Tour Finals)," tambahnya.
Adapun Fajar/Rian harus menelan kekalahan dari pasangan Korea Selatan (Korsel) Jin Young/Seo Seung Jae 20-22 dan 7-21 pada laga 16 besar Tiongkok Masters 2024 yang digelar di Shenzhen.
Mengenai jalannya pertandingan, pasangan yang turun sebagai unggulan keempat itu mengakui lawan bermain bagus dan pertahanan mereka sulit ditembus.
"Sayang memang di gim pertama kami sudah unggul-unggul terus tapi tertikung. Lawan bermain sangat rapat, sangat solid, tidak gampang mati dan tidak melakukan kesalahan sendiri. Sebaliknya kami terlalu terburu-buru ingin menambah poin malah jadi bumerang," ungkap Fajar.
"Di gim kedua, mereka lebih percaya diri, setiap bola apapun mereka bisa mengembalikan dengan baik," lanjutnya.
Rian melanjutkan, kondisi fisik mereka setelah melakoni dan memenangkan turnamen BWF Super 500 Kumamoto Masters 2024 memang kurang baik.
"Bukan alasan, tapi memang kami merasa kondisi kami menurun terutama dari fokusnya. Setelah juara di Kumamoto, recovery kami belum maksimal, waktu istirahatnya belum cukup," ujar Rian. (Ant/Z-1)
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan perjuangan awal para atlet di Indonesia Masters 2026, tiket dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan perjuangan awal para atlet di Indonesia Masters 2026, tiket dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.
Jonatan Christie memutuskan absen di Indonesia Masters setelah melewati jadwal kompetisi yang sangat padat dalam dua pekan terakhir, yakni Malaysia Terbuka dan India Terbuka 2025.
INDONESIA Masters 2026 akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 20-25 Januari.
Di perempat final India Terbuka, Putri KW harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Putri kalah dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 8-21.
Putri KW sempat kehilangan gim pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Line Kjaersfeldt dengan skor akhir 15-21, 21-9, dan 21-18.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Sabar/Reza dijadwalkan menantang wakil tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di perempat final Malaysia Terbuka.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
PASANGAN Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani memastikan medali emas ganda putra bulu tangkis SEA Games 2025 setelah menundukkan unggulan pertama Malaysia.
Dua wakil terbaik Indonesia, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, akan saling berhadapan di partai puncak tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved