Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati, Francesco Bagnaia, berhasil menyelesaikan sprint race MotoGP Jepang dan keluar sebagai pemenang di sirkuit Motegi pada Sabtu (5/10).
Pedro Acosta gagal meraih kemenangan perdana di MotoGP setelah pembalap Tech3 tersebut terjatuh saat balapan menyisakan tiga lap lagi. Posisi kedua diraih oleh Enea Bastianini dan disusul oleh pembalap Gresini, Marc Marquez.
Martin yang start di posisi 11 tampil cukup baik. Pembalap Pramac Ducati itu mengendarai sepeda motornya dengan mantap untuk finis di urutan keempat.
Berikut hasil sprint race MotoGP Jepang.
1. Francesco Bagnaia 21 menit 01,074 detik.
2. Enea Bastianini +0,181.
3. Marc Marquez +0,349.
4. Jorge Martin +2,498.
5. Franco Morbidelli +4,326.
6. Fabio Di Giannantonio +4,446.
7. Alex Marquez +11,444.
8. Jack Miller +11,875.
9. Maverick Vinales +11,947.
10. Marco Bezzecchi +12,299. (Z-2)
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved