Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA bertahan MotoGP Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) memuncaki sesi uji coba yang digelar di Sirkuit Misano, Italia, Senin (9/9) waktu setempat.
Dikutip dari keterangan resmi Ducati, Selasa (10/9), Bagnaia menyelesaikan tes Misano di posisi pertama, dengan waktu terbaik 1 menit 30.619 detik setelah menyelesaikan 51 putaran.
"Hari ini merupakan hari yang positif yang memungkinkan kami untuk fokus pada berbagai aspek," kata Bagnaia.
Baca juga : Francesco Bagnaia Mengaku Sempat Kehilangan Konsentrasi di GP San Marino
"Secara keseluruhan, saya merasa puas. Kami jelas telah membuat langkah maju, jadi saya yakin kami berada di jalur yang benar," tambahnya.
Bagi pembalap yang akrab disapa Pecco itu, program pada sesi itu difokuskan pada pengujian beberapa elemen yang bertujuan untuk meningkatkan pengaturan saat ini dan meletakkan dasar bagi pengembangan motor tahun depan.
"Kami terutama mengerjakan beberapa hal elektronik sebagai persiapan untuk tahun depan dan kemudian fokus pada area yang masih perlu
ditingkatkan pada GP24, yang menjadi basis kami untuk hari itu. Kami juga mencoba ban Michelin baru, dan saya sangat menyukainya," jelas
Bagnaia.
Baca juga : Francesco Bagnaia Rebit Posisi Pole dan Pecahkan Rekor GP San Marino
Di sisi lain, Bastianini berkonsentrasi terutama pada pengujian aerodinamis dan bekerja sama dengan timnya untuk meningkatkan aspek-aspek tertentu menjelang GP Emilia-Romagna mendatang, yang juga dijadwalkan di Sirkuit Misano, dua pekan ke depan.
"Itu adalah uji coba yang positif. Selain mencoba beberapa elemen aerodinamis, kami juga berupaya meningkatkan performa saya dengan ban
belakang medium. Dibandingkan dengan balapan akhir pekan lalu, saya langsung merasa nyaman, dan ini akan menjadi hal penting menjelang balapan berikutnya di Misano," ujar Bastianini.
"Secara keseluruhan, saya senang dan siap untuk Grand Prix berikutnya di trek kandang saya," lanjutnya.
Putaran MotoGP 2024 selanjutnya akan berlanjut di Emilia-Romagna, Italia, pada 20-22 September. (Ant/Z-1)
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved