Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Francesco Bagnaia merebut posisi pole GP San Marino di Sirkuit Internasional Misano, Italia, Sabtu (7/9).
Tidak hanya menjadi yang terdepan untuk Sprint dan balapan utama, juara dunia dua kali itu juga memecahkan waktu lap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 30,304 detik.
Posisi tiga terdepan di grid dilengkapi oleh dua pembalap Italia lainnya, Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing) dan Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46).
Baca juga : Meski Cedera, Francesco Bagnaia tidak Sabar Tampil di GP San Marino
Morbidelli dan Bezzecchi masing-masing terpaut 0,285 detik dan 0,305 detik dari Bagnaia.
Pemimpin klasemen musim ini Jorge Martin (Prima Pramac Racing) menempati posisi keempat setelah berjuang keras mengulangi dominasinya tahun lalu di sirkuit ini. Ia finis 0,341 detik lebih lambat dari Bagnaia.
Pembalap rookie Pedro Acosta (GASGAS Tech3) melengkapi lima teratas dengan selisih waktu 0,352 detik dari Bagnaia.
Baca juga : Ini Alasan Tim Ducati Lenovo Pakai Livery Berbeda di GP San Marino
Juara GP Aragon 2024 Marc Marquez (Gresini Racing) harus memulai balapan dari posisi kesembilan setelah terjatuh saat memasuki Tikungan 15.
Berada pada peringkat enam hingga delapan adalah Brad Binder (Red Bull KTM), Alex Marquez (Gresini Racing), dan Enea Bastianini (Ducati Lenovo). Sementara di posisi 10 ada Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).
Balapan utama GP San Marino akan digelar pada hari ini, Minggu (8/9) pukul 19.00 WIB. (Ant/Z-1)
Alex mengatakan bahwa target paling realistis musim ini adalah mempertahankan posisi runner-up klasemen.
Di GP San Marino, Alex Marquez naik podium usai finis di posisi ketiga setelah bersaing ketat dengan pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez dan pembalap Aprilia Marco Bezzecchi.
Dalam balapan MotoGP di Sirkuit Misano, Minggu (14/9) itu, Aldeguer finis urutan keenam dengan selisih waktu 16,069 detik di bawah pemenang balapan, pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez.
Marc Marquez menirukan selebrasi Lionel Messi dengan mengangkat jaket balap di podium,
Marc Marquez kini mengoleksi 512 poin atau unggul 182 angka atas adiknya, Alex Marquez.
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi memenangi sprint race GP San Marino 2025, Sabtu (13/9), melengkapi pencapaian posisi pole di balapan tersebut.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved