Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN lalu, Amerika Serikat (AS) Terbuka menjadi kenangan pahit bagi Aryna Sabalenka. Kalah di final dari petenis muda tuan rumah Coco Gauff, Sabalenka yang kecewa membanting raketnya hingga patah. Satu tahun berlalu, AS terbuka berubah menjadi kebahagiaan bagi petenis Belarus itu.
Sabalenka sukses menjadi juara di AS Terbuka 2024 usai mengandaskan wakil tuan rumah Jessica Pegula 7-5 dan 7-5 pada partai final di New York, Minggu (8/9) WIB.
Berstatus unggulan kedua, Sabalenka menampilkan permainan yang sangat lengkap mengakhiri laga dengan drop shot mematikan yang tidak dapat dijangkau Pegula.
Baca juga : Aryna Sabalenka Juara AS Terbuka 2024
Gelar AS Terbuka 2024 menjadi gelar tunggal grand slam ketiga bagi Sabalenka. Di bawah atap Stadion Arthur Ashe yang tertutup karena hujan, Sabalenka berjuang selama 1 jam dan 53 menit.
"AS terbuka merupakan tempat yang sangat istimewa di sini," kata Sabalenka dalam konferensi pers usai laga seperti dikutip WTA.
"Saya juga mengalami banyak kekalahan berat di masa lalu. Saya selalu berharap suatu hari nanti saya dapat memegang trofi yang indah ini. Itu selalu menjadi impian saya," imbuhnya.
Baca juga : Kalahkan Iga Swiatek, Jessica Pegula Melaju ke Semifinal AS Terbuka
Di set pertama, Sabalenka memimpin 3-0 sebelum Pegula tiba-tiba mengejar. Namun, Sabalenka berhasil meredamnya.
Di set kedua, laga juga berlangsung ketat. Sabalenka unggul pada posisi 5-4 lalu menuntaskan laga kemenangan straight-set.
Petenis berusia 26 tahun itu hanya kehilangan satu set dalam perjalanan menuju gelar tersebut ketika melawan unggulan ke-29 Ekaterina Alexandrova di babak ketiga.
"Itulah mengapa ini sangat istimewa, karena apa pun yang terjadi, setiap kali saya bangkit dengan lebih kuat, dan saya belajar, saya tidak pernah menyerah pada impian ini, dan ya, Anda tahu, ini sangat berarti," ucap Sabalenka. (Z-1)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Update peringkat tenis dunia (WTA) pasca Australian Open 2026. Elena Rybakina naik ke peringkat 3, Aryna Sabalenka kokoh di puncak.
Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, akhirnya merengkuh takhta Australia Terbuka 2026 setelah menumbangkan peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
ELENA Rybakina memastikan tempat di final Australia Terbuka 2026 dan akan menghadapi Aryna Sabalenka setelah menyingkirkan Jessica Pegula 6-3, 7-6 (9/7).
ARYNA Sabalenka lahir di Minsk, Belarus pada 5 Mei 1998. Selama kariernya, ia telah memenangkan dua belas gelar tunggal WTA, termasuk satu Grand Slam di Australian Open 2023.
BUKAN hal baru bagi Aryna Sabalenka, memastikan satu tiket di final Australian Open keempat secara berturut-turut. Setelah mengalahkan Elina Svitolina. Sabalenka sempat protes ke wasit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved