Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Unggulan pertama Iga Swiatek menang mudah atas lawannya Anastasia Pavlyuchenkova, 6-4, 6-1 untuk melaju ke putaran keempat turnamen Grand Slam AS Terbuka.
Bertanding di Stadion Arthur Ashe pada Sabtu (31/8) malam atau Minggu pagi (WIB), unggulan pertama asal Polandia itu tidak menemui kesulitan yang berarti menghadapi unggulan rivalnya yang berusia 33 tahun tersebut.
Swiatek yang merupakan juara AS Terbuka 2021 tahun lalu juga pernah menang atas Pavlyuchenkova di Roma pada 2023, dengan skor 6-0, 6-0, hanya dalam waktu 67 menit.
Baca juga : Iga Swiatek Berjuang Keras Lewati Rintangan Pertama di AS Terbuka
Kali ini, Pavlyuchenkova juga tampak gugup saat kehilangan servis di gim pertamanya. Swiatek merespons dengan mengonsolidasikan break untuk unggul 2-0. Kemudian Swiatek selamat dari servis keras lawannya pada kedudukan 4-3, tertinggal 0-30 setelah melakukan kesalahan sendiri dan kesalahan ganda.
Namun, ia berhasil bangkit dan tekanan kembali menimpa Pavlyuchenkova yang tertinggal 3-5. Petenis veteran itu menunjukkan permainan net-nya untuk bertahan di set tersebut. Namun, Swiatek memenangkan service gim berikutnya untuk memenangkan set tersebut, 6-4.
Set kedua dimulai dengan permainan agresif dari Pavlyuchenkova. Ia memancing Swiatek ke depan net dengan drop shot, lalu memukul bola yang diarahkan langsung ke badannya. Swiatek menatapnya dengan dingin.
Baca juga : Iga Swiatek Lewati Adangan Pertama AS Terbuka dengan Mulus
Petenis nomor satu dunia itu, tampaknya tetap fokus dan tidak terpancing gaya permainan lawannya. Ia mematahkan servis Pavlyuchenkova untuk unggul 2-1, lalu menahan servis untuk menambah keunggulan itu menjadi 3-1.
Sebaliknya Pavlyuchenkova malah terus melakukan kesalahan saat ia kehilangan servisnya lagi hingga tertinggal 1-4. Swiatek memanfaatkan kesempatan itu untuk memenangkan set tersebut, 6-1.
"Yang pasti, ia pemain hebat," kata Swiatek tentang lawannya setelah pertandingan. Namun ia menambahkan bahwa, "Saya hanya perlu fokus pada diri saya sendiri... terutama selama reli, saya fokus pada apa yang ingin saya lakukan."
Untuk pertandingan putaran keempat pada Senin, Swiatek akan menghadapi unggulan ke-16 Liudmila Samsonova yang kemarin menang atas petenis Amerika Serikat yang sedang naik daun Ashlyn Krueger, 6-1, 6-1. (M-3)
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
Hasil Australia Terbuka 2026 menampilkan kemenangan Carlos Alcaraz, Aryna Sabalenka, dan Coco Gauff yang melaju mulus ke putaran ketiga di Melbourne.
Kenali Janice Tjen, petenis Indonesia yang mencetak sejarah di Australian Open 2026. Simak profil, prestasi, dan fakta menarik perjalanannya di Grand Slam.
Janice Tjen cetak sejarah di Australia Terbuka 2026 usai singkirkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez. Ia merasakan momen yang sangat spesial.
Meskipun Janice Tjen datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menembus peringkat 46 dunia awal bulan ini, pengalaman Swiatek sebagai pemegang enam gelar Grand Slam
Pertandingan antara Iga Swiatek vs Janice Tjen dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026. Kick-off atau waktu mulai pertandingan diperkirakan pada pukul 20.30 WIB
Janice Tjen tampil dominan di Qatar Terbuka 2026 usai tekuk Beatriz Haddad Maia 6-1, 6-0. Simak jadwal dan statistik lawan Iga Swiatek malam ini.
Bagi Rybakina, ini menjadi semifinal Grand Slam keempat sepanjang kariernya dan yang pertama sejak Wimbledon 2024.
Elena Rybakina menyingkirkan unggulan kedua sekaligus peringkat dua dunia, Iga Swiatek, untuk melangkah ke babak semifinal.
Pemilik enam gelar Grand Slam itu menegaskan tidak ingin terjebak dalam statistik masa lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved