Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putri Gregoria Mariska Tunjung menelan kekalahan pertamanya di rangkaian pertandingan Piala Uber 2024, dari wakil tuan rumah Chen Yu Fei di babak final, Minggu (5/5).
Gregoria harus mengakui keunggulan Chen setelah takluk melalui dua gim langsung dengan skor 7-21 dan 16-21 dalam tempo 37 menit, pada laga yang digelar di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, Tiongkok.
"Aku mau meminta maaf untuk tim dan diri sendiri karena aku tidak menampilkan permainan yang bagus hari ini,: kata Gregoria saat ditemui usai pertandingan.
Baca juga : Gregoria Bawa Indonesia Unggul Sementara 1-0 Atas Jepang di Piala Uber 2024
Gim pertama berjalan dengan intens, menyusul Gregoria yang mencoba memberikan tekanan kepada sang wakil tuan rumah di partai pertama final Piala Uber 2024.
Sempat beberapa kali tertinggal, Gregoria mampu sedikit demi sedikit mempersempit perolehan angka dari Chen. Namun, pukulan-pukulan yang dilancarkan oleh wakil Indonesia tidak membuahkan hasil karena banyak bolanya yang melambung keluar garis lapangan.
Poin-poin mudah didapatkan Chen hingga akhirnya matchpoint dan memenangkan gim pertama dengan skor telak 21-7.
Baca juga : Gregoria Mariska Maju ke Final Kumamoto Masters 2023
"Terlihat di gim pertama aku merasa tidak nyaman dengan permainan aku sendiri, aku tidak yakin juga," ujar Gregoria.
Gim kedua dibuka dengan Gregoria yang mencoba menemukan kepercayaan dirinya kembali. Strategi itu pun berbuah empat poin pertama untuknya sebelum akhirnya sang tunggal putri kedua dunia menyusul perlahan-lahan dan membalikkan kedudukan.
Selepas turun minum, Gregoria terlihat lebih sabar untuk meladeni reli-reli panjang dan berani untuk melancarkan bola-bola yang cukup membuat Chen kewalahan.
Baca juga : Komang Ayu Takluk di Partai Pertama Perempat Final Piala Uber
Akan tetapi, sang peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 mampu menjaga ketenangannya saat mulai terkejar, dan tekanan berbalik kepada Gregoria. Chen pun kembali membungkus kemenangan dengan skor 21-15 atas Gregoria.
"Aku sudah mencoba yang terbaik di gim kedua dan aku rasa itu tidak bisa buat aku menang. Sedih, sih, karena aku sudah menantikan hari ini. Aku kecewa, sedih, karena (usaha aku) tidak cukup," kata juara Kumamoto Masters 2023 itu.
Dengan ini, Tiongkok unggul sementara 1-0 atas Indonesia pada partai puncak kejuaraan beregu paling bergengsi ini.
Masih ada empat wakil Indonesia lainnya yang berlaga di babak final
Piala Uber 2024. Selain Gregoria, sektor tunggal juga diperkuat oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo dan Komang Ayu Cahya Dewi. Sementara, sektor ganda diisi oleh Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto dan Lanny Tria Mayasari/Rachel Allessya Rose.
Final Piala Uber kali ini merupakan final pertama bagi tim bulu tangkis putri Indonesia sejak edisi 2008, ketika Maria Kristin, Lilyana Natsir dan kawan-kawan menantang tim Tiongkok di kandang sendiri, dan kalah 0-3. (Ant/Z-1)
Di putaran pertama Indonesia Masters. Putri KW sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun. Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Gregoria Mariska Tunjung, yang turun di partai ketiga sebagai tunggal putri kedua, harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Wong Ling Ching.
Gregoria Mariska Tunjung dan Sabar/Reza yang masuk dalam daftar tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025 memang menarik perhatian publik
Keputusan itu diambil hanya sehari setelah Gregoria menutup penampilannya di Kumamoto Masters sebagai runner-up usai kalah di final dari Ratchanok Intanon.
GREGORIA Mariska Tunjung harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari wakil Thailand, Ratchanok Intanon, di final Kumamoto Masters 2025.
Upaya keras Gregoria belum cukup untuk bisa menumbangkan Ratchanok.
Di final, Gregoria yang menempati unggulan keempat akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved