Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GREGORIA Mariska Tunjung menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke final Kumamoto Masters 2025.
Partai puncak turnamen ini dijadwalkan berlangsung di Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, pada Minggu (16/11) mulai pukul 09.00 WIB. Gregoria menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari ajang tersebut.
Di final, Gregoria yang menempati unggulan keempat akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Keduanya sudah sering berhadapan, dengan total 12 pertemuan sebelumnya. Intanon selama ini dikenal sebagai lawan yang sulit bagi Gregoria setelah memenangi sembilan duel di antara mereka.
Namun, Gregoria memiliki modal positif karena tiga kemenangan yang ia raih atas Intanon terjadi dalam tiga pertemuan terakhir. Tren tersebut menjadi peluang baginya untuk kembali meraih hasil serupa di final Japan Masters 2025.
Thailand memiliki wakil lain di partai final, yakni ganda campuran unggulan pertama Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran yang akan menantang pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue.
Di sektor ganda putra, final mempertemukan Kim Won-ho/Seo Seung-jae, pasangan unggulan pertama dari Korea Selatan, melawan duo Jepang Hiroki Midorikawa/Kyohei Yamashita. Tuan rumah Jepang mengirim empat wakil ke final.
Selain Midorikawa/Yamashita, Jepang juga menempatkan pasangan ganda putri Rin Iwanaga/Kie Nakanishi yang akan berjumpa Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dari Malaysia. Dua wakil lainnya berasal dari sektor tunggal putra yang mempertemukan Kodai Naraoka dan Kenta Nishimoto dalam derby Jepang.
(I-3)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
GREGORIA Mariska Tunjung harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari wakil Thailand, Ratchanok Intanon, di final Kumamoto Masters 2025.
Upaya keras Gregoria belum cukup untuk bisa menumbangkan Ratchanok.
Di putaran pertama Kumamoto Masters, Ubed kalah dari wakil Thailand Panitchapon Teeraratsakul melalui laga tiga gim 21-17, 19-21, dan 10-21.
Dhinda berusaha hati-hati untuk tidak banyak melakukan kesalahan sendiri.
Ubed, sapaan akrab Moh. Zaki Ubaidillah, lolos kualifikasi Kumamoto Masters setelah mengalahkan wakil tuan rumah Koo Takahashi dengan skor 16-21, 21-13, dan 21-17.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved