Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, menembus babak 16 besar Kumamoto Masters 2025 setelah menyingkirkan unggulan keenam asal Thailand, Busanan Ongbamrungphan, 21-15, 13-21, 23-21 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Rabu (13/11).
“Sangat senang dan bersyukur bisa menang hari ini, terima kasih untuk Sang Hyang Widhi. Saya juga berterima kasih untuk semua yang sudah mendukung,” ujar Dhinda.
Menghadapi Busanan yang berpengalaman, Dhinda mengaku berusaha meyakinkan diri sendiri untuk bisa menang meski sempat kesulitan dengan kondisi angin di lapangan.
“Saya berusaha hati-hati untuk tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” katanya.
Setelah kehilangan momentum di gim kedua, Dhinda kembali menguasai permainan pada gim penentuan.
“Ketat sampai akhir tapi saya mau berjuang sebelum pertandingan benar-benar selesai,” ujarnya.
Usai tampil di Korea Masters pekan lalu, Dhinda menegaskan fokusnya kini pada pemulihan kondisi fisik.
“Fokus utama saya bagaimana recovery yang maksimal, jaga pola makan dan istirahat yang cukup,” tuturnya. (I-3)
LANGKAH tim putri Indonesia terhenti di babak semifinal Kejuaraan Beregu Badminton Asia 2026 (BATC 2026) setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan di Qingdao, Tiongkok, Sabtu (7/2).
Turnamen terakhir yang ia ikuti adalah Taipei Open pada Mei tahun lalu, sebelum akhirnya harus menjalani proses pemulihan panjang.
TUNGGAL putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi melaju ke delapan besar tunggal putri SEA Games 2025.
Langkah pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus terhenti di babak semifinal Korea Masters 2025. Ia kalah dari unggulan pertama asal Taiwan, Chiu Pin-Chian.
Dhinda sempat mengalami kram paha namun tetap berusaha menyelesaikan pertandingan perempat final.
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved