Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi melaju ke delapan besar tunggal putri SEA Games 2025 setelah menaklukkan unggulan Vietnam Nguyen Thuy Linh dalam duel tiga gim.
Bertanding di Thamasat Rangsit Gymnasium 4, Dhinda bangkit dari kekalahan gim pertama sebelum memastikan kemenangan 16-21, 22-20, 21-14.
Kemenangan itu menjadi langkah penting dalam debutnya di ajang multievent kawasan Asia Tenggara.
Dhinda mengakui laga ini penuh tekanan karena berhadapan dengan pemain senior. “Ini pertama kali saya di SEA Games dan pertama kali juga lawan Thuy Linh. Saya tadi sempat tegang karena ingin sekali menang dan membuktikan bisa walaupun baru debut,” ucapnya.
Ia menyebut perubahan pola permainan membuatnya kehilangan momentum di awal. “Saya sudah benar di awal gim pertama tapi ketika unggul jauh malah mengubah pola. Padahal instruksi pelatih untuk terus bermain rally,” kata Dhinda.
Pada gim penentu, ia memanfaatkan kondisi lawan yang mulai menurun. “Saya ambil momentumnya untuk terus dapat poin,” ujarnya.
Meski berharap melaju lebih jauh, Dhinda memasang sasaran realistis melihat peta persaingan. “Kalau melihat hasil undian, target saya minimal bisa mendapat medali perunggu,” katanya. (Ndf/I-1)
Dhinda berusaha hati-hati untuk tidak banyak melakukan kesalahan sendiri.
Langkah pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus terhenti di babak semifinal Korea Masters 2025. Ia kalah dari unggulan pertama asal Taiwan, Chiu Pin-Chian.
Dhinda sempat mengalami kram paha namun tetap berusaha menyelesaikan pertandingan perempat final.
Kemenangan terasa spesial bagi Dhinda tersebut karena menjadi pembuktian di ajang yang lebih bergengsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved