Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ferrari Carlos Sainz menilai ia merasa lebih konsisten untuk menjalani tahun keempat sekaligus tahun terakhirnya bersama timnya di Formula 1.
"Satu hal yang saya miliki selama beberapa tahun terakhir adalah stabilitas. Ini akan menjadi tahun keempat saya di tim ini, dan saya merasa siap untuk menjalani tahun keempat saya sebagai tantangan yang bagus di Ferrari," ungkap Sainz seperti dilansir dari Antara, Selasa (27/2).
Pembalap asal Spanyol itu melanjutkan, ia akan menjalani waktu yang ada sepanjang musim ini untuk memberikan penampilan terbaik di Ferrari, sembari mempertimbangkan opsi-opsi menjelang hengkangnya ia dari tim kuda jingkrak tersebut.
Baca juga : Carlos Sainz Optimistis Ada Banyak Peluang Usai Tinggalkan Ferrari
Hal itu menyusul Lewis Hamilton yang mengumumkan bahwa ia mengakhiri kontrak belasan tahunnya bersama Mercedes dan pindah ke Ferrari sebagai tim barunya, pada musim mendatang.
"Jelas tahun depan tim saya akan berbeda, dan saya akan pindah ke tempat lain, walaupun saya masih belum tahu (akan berada) di (tim) mana. Saya akan meluangkan waktu untuk mengambil keputusan yang tepat untuk saya, untuk karier saya, untuk tiga sampai empat tahun ke depan agar saya bisa berada di tempat berikutnya," jelas Sainz.
"Untuk mencapai hal tersebut, saya perlu waktu untuk melihat keseluruhan situasi, berbicara dengan semua orang (yang terlibat) dan melihat siapa yang menawarkan peluang terbaik bagi saya untuk menjadi juara dunia di masa depan," ujarnya menambahkan.
Baca juga : Sainz Bertekad Fokus di Musim Terakhirnya Bersama Ferrari
Mengenai peluangnya pada musim 2024 ini jika dinilai dari uji coba pramusim di Bahrain, baru-baru ini, juara GP Singapura 2023 itu mengatakan performa mobil SF-24 sudah cukup optimal, mengingat mobil tersebut membantunya dan Charles Leclerc berada di barisan terdepan pada sesi tersebut.
"Saya merasa (di hari pertama uji coba), kami memiliki hari yang optimal di trek. Kami menjalankan mobil yang benar-benar baru dan sepertinya langsung berada di arah yang bagus," kata Sainz.
"Kami memindai seluruh set-up, seluruh bagian atas dan bawah mobil, dan tampaknya mobil tersebut merespons dan bereaksi dengan baik. Dengan performanya yang saya yakini bahwa Red Bull terlihat sangat cepat, tapi selain itu, tidak ada yang lain," ujarnya menambahkan. (Z-6)
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Audi secara resmi memulai babak baru dalam sejarah otomotif mereka dengan keberhasilan fire-up pertama mobil Audi Revolut F1 Team.
Pembalap McLaren, Lando Norris, dipastikan akan menggunakan nomor 1 pada jet daratnya di ajang Formula 1 musim depan.
Tim Formula 1 Mercedes dijadwalkan akan memperkenalkan penantang baru mereka, Mercedes-AMG F1 W17, secara daring, 22 Januari mendatang.
Tim pendatang baru di Formula 1, Cadillac, secara resmi mengumumkan penunjukan pebalap asal Tiongkok, Zhou Guanyu, sebagai pembalap cadangan di musim 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved