Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
RAFAEL Nadal menyebut seterunya Novak Djokovic sebagai petenis terbaik sepanjang masa.
"Angka-angka mengatakan ya. Bagi saya, iya (dia yang terbaik sepanjang masa)," kata Nadal dalam wawancara dengan El Objective de La Sexta ketika ditanya 'Siapa yang terbaik?', seperti dilaporkan AFP, Kamis (15/2).
Djokovic telah mengoleksi 24 gelar Grand Slam, melampaui rekor 22 gelar milik Nadal setelah menjuarai Prancis Terbuka tahun lalu.
Baca juga : Novak Djokovic Jadi Raja Tenis
Tapi, petenis nomor satu dunia kontroversial asal Serbia itu masih kesulitan menerjemahkan kemenangannya di dalam lapangan menjadi popularitas di luar lapangan.

AFP/Patrick HAMILTON--Petenis Spanyol Rafael Nadal
Baca juga : Djokovic Akui Tak Mudah Beradaptasi di Laga Pembuka
"Citra yang dia proyeksikan lebih buruk dari yang sebenarnya. Menurut saya, dia orang yang baik," ujar Nadal.
"Ada saat-saat frustrasi. Novak mematahkan raketnya, tapi pada poin berikutnya dia siap bermain 100% lagi dan itu adalah yang terbaik yang pernah saya lihat."
Nadal sedang berjuang melawan cedera dan melewatkan hampir sepanjang 2023. Petenis berusia 37 tahun itu cedera lagi bulan lalu sebelum absen dalam Australia Terbuka.
Baca juga : Djokovic dan Nadal Terus Melaju dan Tak Terhentikan
Nadal lalu memuji rekan senegaranya yang digadang-gadang menjadi penerusnya, Carlos Alcaraz, yang sudah dua kali menjuarai turnamen besar di usia 20 tahun.
"Carlos memiliki level tenis yang luar biasa. Dia pemain super lengkap dalam segala hal," kata Nadal.
"Saya tidak melihat kelemahan dalam dirinya seperti saya miliki saat seusianya," pungkasnya. (Ant/Z-1)
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved